Gadis di Kursi Nomor Tujuh

Gadis di Kursi Nomor Tujuh

Ilustrasi cerpen Gadis di Kursi Nomor Tujuh-Ilustrasi by AI-

Dia tertawa lagi. Kali ini lebih lepas.

Dan tiba-tiba, semuanya terasa lebih ringan.

*********

Kami mulai berbicara.

Tentang hal-hal kecil: cuaca, rute bus yang suka berubah, dan kenapa selalu ada satu penumpang yang berbicara terlalu keras di telepon.

Namanya ternyata sederhana: Mira.

Bukan Rani. Bukan Aureliana. Dan jelas bukan Wi-Fi Gratis.

Dia naik bus karena motornya sedang rusak. Aku naik bus karena… ya, hidupku memang seperti ini.

“Lucu ya,” katanya, “kita bisa ketemu orang asing di bus, terus tiba-tiba ngobrol kayak sudah kenal lama.”

Aku mengangguk.

“Iya. Kadang yang asing justru terasa lebih dekat.”

Dia menatapku sejenak. Ada sesuatu di matanya, entah penasaran, entah hanya refleksi cahaya pagi.

Bus melambat.

Halte berikutnya.

Dia berdiri.

Jantungku ikut berdiri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: