Gadis di Kursi Nomor Tujuh
Ilustrasi cerpen Gadis di Kursi Nomor Tujuh-Ilustrasi by AI-
Bapak itu tersenyum bijak, lalu melihat ke arah kursi nomor tujuh.
“Yang itu ya?”
Aku hampir turun dari bus saat itu juga.
********
Setelah dua halte, sebuah keajaiban terjadi.
Kursi di depanku kosong.
Ini kesempatan.
Aku duduk. Jarak kami sekarang hanya satu kursi kosong, zona netral yang penuh kemungkinan dan ketakutan.
Aku bisa mendengar halaman bukunya dibalik. Aku bisa mencium aroma sampo yang entah kenapa terasa seperti iklan kehidupan bahagia.
“Ngomong,” kataku dalam hati.
“Jangan ngomong,” kataku lagi.
Pertarungan batin dimulai.
Kalau aku bicara, aku bisa terlihat aneh. Kalau tidak, aku akan menyesal seumur hidup, atau setidaknya sampai halte berikutnya.
Aku menarik napas.
“Permisi…”
Dia menoleh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: