Sayembara Mencari Ijazah, atau Mencari Panggung?
Ahmad Sihabudin, Dosen Komunikasi Lintas Budaya, FISIP, Untirta-Ilustrasi by AI-
Dan kepada para intelektual, termasuk mereka yang merasa dirinya berada di barisan kebenaran, ada satu nasihat sederhana: “Jangan terlalu sibuk membersihkan rumah orang lain sampai lupa memeriksa debu di ruang tamu sendiri.”
Sebab dalam politik, orang yang paling berbahaya bukan hanya mereka yang tidak mau dikritik. Kadang-kadang yang juga berbahaya adalah mereka “yang tidak pernah merasa perlu mengoreksi dirinya sendiri.”
Dan barangkali, sebelum menawarkan hadiah Rp100 juta untuk menemukan ijazah orang lain, kita semua termasuk para pengkritiknya perlu menawarkan hadiah yang jauh lebih mahal kepada diri sendiri: “kejujuran untuk bertanya apakah selama ini kita benar-benar sedang mencari kebenaran, atau hanya sedang mencari alasan agar seseorang terus tampak salah.”
Sebab demokrasi yang sehat bukan demokrasi yang tidak pernah gaduh. Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang “tahu kapan harus gaduh demi kebenaran, dan tahu kapan harus diam demi kepentingan rakyat
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: