Deadline Adalah Cinta: Cara Dosen Menyayangi Kami

Deadline Adalah Cinta: Cara Dosen Menyayangi Kami

Ilustrasi Cerpen karya Ahmad Sihabudin-Istock.com-

Pak Sugandhi menatap kami.

Lama.

Sangat lama.

Lalu ia berkata, “Lumayan.”

Kami hampir menangis.

*******

Di akhir kelas, Pak Sugandhi menutup pertemuan dengan kalimat khasnya.

“Saya tahu ini berat,” katanya. “Tapi semua ini… demi kebaikan kalian.”

Kali ini, tidak ada yang protes.

Tidak ada yang mengeluh.

Kami hanya diam.

Karena, anehnya, di balik semua kelelahan, ada sesuatu yang berubah.

Kami jadi lebih kuat. Lebih tahan banting. Lebih… terbiasa dengan penderitaan.

*******

Seminggu kemudian, nilai keluar.

Mayoritas lulus.

Beberapa bahkan dapat nilai bagus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: