Ritual Senja di Pasar yang Tak Ada

Ritual Senja di Pasar yang Tak Ada

Ilustrasi Cerpen Ahmad Sihabudin-Ilustrasi by AI-

“Apa maksudmu?”

“Darma,” katanya lembut, “kalau aku memintamu menjahit kain tanpa benang, bisakah kau melakukannya?”

Darma terdiam.

“Atau menanam padi di tanah yang tak pernah disentuh hujan?”

Ia menggeleng pelan.

“Lalu kenapa kau pikir kita bisa bersama?” Ratih melanjutkan.

Angin laut berembus lebih kencang.

“Aku tidak mengerti.”

“Cinta kita,” katanya, “adalah seperti itu. Indah, tapi mustahil.”

Darma merasakan sesuatu runtuh di dalam dirinya.

“Tapi aku masih mencintaimu.”

Ratih menatapnya lama.

“Dan aku juga,” jawabnya. “Tapi cinta saja tidak selalu cukup.”

*******

Darma mengingat daun di tangannya.

Keberanian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: