Ritual Senja di Pasar yang Tak Ada

Ritual Senja di Pasar yang Tak Ada

Ilustrasi Cerpen Ahmad Sihabudin-Ilustrasi by AI-

“Kalau begitu,” katanya dengan suara yang bergetar, “apa yang harus kulakukan?”

Ratih melangkah mundur, semakin jauh ke batu karang yang terpisah.

“Lepaskan aku.”

Air kini hampir mencapai dada Darma.

“Aku tidak bisa.”

“Kau bisa,” katanya. “Hanya saja kau belum mau.”

Darma mengepalkan tangan.

Semua kenangan, semua penantian, semua harapan—berkumpul seperti gelombang yang tak ingin surut.

“Kalau aku melepaskanmu… apakah aku akan melupakanmu?”

Ratih menggeleng.

“Tidak. Tapi kau akan berhenti menyakiti dirimu sendiri.”

*******

Lama mereka saling diam.

Hanya suara ombak yang berbicara.

Akhirnya, Darma menarik napas panjang.

“Baik,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: