Saat Sentuhan Mengalahkan Waktu, Selamanya Muda Dalam Dirimu

Kamis 11-06-2026,11:41 WIB
Reporter : Haidaroh
Editor : Haidaroh

Sasmita terdiam, memandang pria itu dengan cara berbeda: campuran kagum, haru, juga rindu yang tak sempat dirawat.

“Mas,” katanya pelan, “aku iri padamu.”

“Iri apa?”

“Kau memilih untuk terus hidup.

Sedangkan aku… bertahun-tahun lamanya hanya bertahan.”

Arsa mendekat, menatap mata wanita itu.

“Kau tidak perlu bertahan sekarang,” katanya lembut.

“Sekarang… kau boleh hidup lagi.”

Kalimat itu masuk ke dalam hati Sasmita seperti cahaya yang menembus tirai gelap.

Ia tersenyum, dan senyum itu begitu jujur hingga Arsa ingin memeluknya.

Namun ia menahan diri, untuk saat itu.

 

Cinta yang Datang Ketika Semua Orang Berpikir Telah Terlambat

Pada suatu malam yang hangat, listrik kota padam.

Toko Arsa gelap, kecuali cahaya lilin di atas meja.

“Romantis seperti tahun 80-an,” canda Sasmita.

Kategori :