Wakil Bupati Serang yaitu Muhammad Najib Hamas, mengatakan bahwa tim dari berbagai kementerian telah melakukan survei terhadap tiga lokasi yang diusulkan oleh Pemkab Serang untuk proyek ini.
Ke depannya, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah akan berfungsi sebagai tempat pembuangan sampah regional yang akan menampung sampah dari tiga wilayah, yaitu Kota Serang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon.
BACA JUGA:Wajah Sehat dan Bersih, Ini Tips Skincare Praktis untuk Laki-Laki
BACA JUGA:Pemkab Serang Prioritaskan Pembangunan Rumah Guru Ngaji di Kibin
“Jadi akan menjadi tempat pembuangan sampah regional untuk Seragon (Serang dan Cilegon), dan dalam waktu dekat akan ada pertemuan antara semua pihak terkait seperti OPD dan kepala daerah termasuk gubernur untuk membahas Pembangkit Listrik Tenaga Sampah,” ucapnya.
Ia mengungkapkan bahwa dalam rapat tersebut akan ditentukan satu lokasi yang akan menjadi lokasi PSEL, sehingga lokasi yang dipilih nanti sesuai dengan persyaratan dari Pemkab Serang.
Ia juga menjelaskan bahwa tiga lokasi yang sudah diusulkan dan telah diperiksa adalah Desa Kosambi Ronyok, Desa Grogol di Kecamatan Anyar, dan Desa Luwuk di Kecamatan Gunungsari.
Menurutnya, dari sisi anggaran, Pemkab Serang sudah siap jika nantinya ditunjuk sebagai lokasi PSL. Bahkan, anggaran untuk penanganan sampah sudah direncanakan untuk tahun 2026.
“Kami telah mempersiapkan sarana pendukung untuk Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. Ini termasuk pengadaan truk, amrol, dan peningkatan sumber daya manusia untuk operasi,” lanjutnya.
Ia juga menyatakan bahwa Pemkab Serang memiliki posisi tawar yang sangat kuat karena mempunyai volume produksi sampah yang terbesar dibandingkan daerah lain.
Tantangan dalam proyek tersebut tidak hanya terletak pada proses pembangunannya, tetapi juga pada kesiapan dalam penyediaan sampah.
Menurutnya, Kota Cilegon menghasilkan sekitar 200 hingga 250 ton sampah per hari, Kota Serang mencapai 300 ton, sedangkan Kabupaten Serang bahkan bisa mencapai 1.000 ton per hari.
Najib menambahkan bahwa untuk pengelolaan sampah jangka pendek, Pemerinta Kabupaten Serang berencana untuk menjalin kerja sama kembali dengan Pemkot Serang agar masalah sampah dapat teratasi dengan baik.