Bosan Drama
Konten A Day In My Life -Everlidenn-
INFORADAR.ID — Lanskap media sosial Indonesia yang cukup fluktuatif menuntut harus tetap menyediakan konten yang menarik dan fresh guna bertahan di dunia konten kreator.
Jika dulu konten media sosial didominasi oleh konten-konten konfrontatif dan rekayasa drama demi mendongkrak views, kini warganet lebih suka konten yang estetik, menenangkan serta mengasikan. Seperti hal nya Konten A Day In My Life yang sukses merebut perhatian dengan capaian jutaan penonton.
Dalam laporan tren digital triwulan terbaru dari platform analisis media sosial We Are Social, terdapat peningkatan sebesar 35% pada interaksi (engagement) pengguna terhadap konten-konten bertema slow living dan keseharian yang dikemas secara estetik. Fenomena ini dikenal di dunia digital sebagai calming effect atau konten terapeutik.
Adanya pergerakan ini dipicu oleh kejenuhan digital. Netizen modern yang tiap harinya terpapar dengan berita berat dan konflik di lini massa, kini mencari hiburan visual yang minim konflik, menyenangkan, dan mengasikan.
Vidio dengan durasi 60 detik yang menampilkan visual sederhana seperti sedang melakukan pekerjaan rumah, membuat minuman, berjalan-jalan di sekitar rumah, melakukan unboxing barang dan masih banyak lagi, memberikan sebuah rasa tenang, keteraturan dan relax bagi psikologis yang menontonnya.
BACA JUGA:Jabatan Fungsional dan Amanat Keadilan dalam Peraturan BKN
BACA JUGA:Raja Charles Inggris Buka Lowongan Kerja Videografer, Gajinya Rp 1,2 M
Daya tarik utama dari mini vlog ini adalah terletak pada kurasi vidio yang tinggi, penggunaan tone warna yang hangat, kebaruan dan estetika vidio yang diperhatikan, serta pemilihan audio yang lebih familiar.
Menariknya, kreator lokal kini cerdik memadukan visual estetik tersebut dengan musik latar berupa lagu-lagu pop indie lokal yang diperlambat (slowed & reverb) atau remix lo-fi dari lagu daerah. Kombinasi ini menciptakan efek nostalgia yang kuat sekaligus menenangkan.
BACA JUGA:Menolak Cocoklogi, Ahmad Rifa'i Bedah Hubungan Al-Qur'an dan Sains Lewat Karya Ilmiah. BACA JUGA:Sering Sembelit? Coba Minum Smoothie Kiwi Setelah Makan Malam
BACA JUGA:Budi Rustandi dorong penguatan seni budaya melalui program Nyala Karya
Tren ini membuktikan bahwa untuk menjadi viral, konten tidak lagi harus berisik atau penuh kontroversi. Keindahan dalam kesederhanaan hidup sehari-hari justru menjadi komoditas baru yang paling dicari di jagat maya saat ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: