Denny Sumargo Hampir Batalkan Film Baby Udon, Dukungan Sang Istri Jadi Titik Balik Produksi

Denny Sumargo Hampir Batalkan Film Baby Udon, Dukungan Sang Istri Jadi Titik Balik Produksi

Denny Sumargo Hampir Batalkan Film Baby Udon--

INFORADAR.ID - Film Baby Udon nyaris tidak pernah diproduksi. Denny Sumargo mengungkapkan sempat ingin menghentikan proyek Film perdana rumah produksinya, Sumargo Films, karena merasa khawatir tidak mampu memenuhi kepercayaan dari pemilik kisah nyata yang diangkat ke layar lebar.

Keraguan itu muncul sejak awal proses produksi. Denny yang menjalani debut sebagai produser mengaku takut hasil akhir film justru mengecewakan pihak yang telah mempercayakan kisah hidup mereka untuk divisualisasikan menjadi sebuah karya sinema.

Di tengah kebimbangannya, sang istri, Olivia Sumargo, menjadi sosok yang terus mendorongnya agar tetap melanjutkan produksi. Olivia meyakini bahwa cerita Baby Udon memiliki pesan yang kuat dan layak disampaikan kepada masyarakat luas.

“Saya takut nanti film ini mengecewakan orang dan pihak yang mempercayakan kisahnya. Namun, istri saya terus memberikan dorongan agar produksi tetap berjalan,” ujar Denny Sumargo.

Tak hanya memberikan dukungan moral, Olivia juga ikut berperan dalam membangun tim kreatif. Ia mendorong Denny untuk menggandeng sutradara Fajar Bustomi dan penulis skenario Oka Aurora yang dikenal lewat sejumlah film Indonesia.

BACA JUGA:Non, Telolet, Non! Grup

BACA JUGA:Ahn Hyo Seop Bikin Bandung Heboh, Ribuan Fans Serbu Come See Mie Fest 2026

Denny mengaku sempat menguji keseriusan proyek tersebut dengan menghubungi beberapa nama besar di industri perfilman. Menurutnya, respons yang diterima justru di luar dugaan karena banyak pihak bersedia bergabung dalam produksi Baby Udon.

“Jadi mas Fajar mau karena katanya nonton podcast itu sampai matanya berkaca-kaca, menurut Olivia. Terus gue persulit lah, coba panggil DOP yang namanya Yudi Datau, itu orang susah banget untuk didatangi. Eh, dia datang gampang banget bro,” kata Denny.

Perjalanan produksi tidak berhenti di situ. Olivia kembali bergerak mencari mitra kolaborasi untuk memperkuat proyek tersebut. Meski sempat menemui berbagai kesulitan, upayanya akhirnya membuahkan hasil setelah berhasil menjalin kerja sama dengan LYTO Pictures.

“Betul enggak bisa, harus ada gandengan, collab istilahnya. Nah, Olivia keliling lagi cari itu, enggak ketemu, sulit ya sulit. Tiap hari dia pulang mukanya bete. Rupanya Olivia sudah ketemuan dengan LYTO Pictures dan Andi juga bilang mereka mau kerja sama,” ujarnya.

Denny mengatakan keseluruhan proses produksi berlangsung hampir satu tahun. Waktu tersebut digunakan untuk mempersiapkan berbagai kebutuhan film, termasuk menggelar seleksi terbuka dalam mencari pemeran utama yang sesuai dengan karakter cerita.

BACA JUGA:DK dan Vernon SEVENTEEN Segera Wamil, CARAT Harus Siap Kehilangan Dua Member untuk Sementara

BACA JUGA:Prediksi Netizen Benar: Minho SHINee Resmi Umumkan SMTOWN RUN CLUB 26 Lewat Instagram Baru

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait