Jenis Ketupat Lebaran di Indonesia dan Keistimewaannya

Ketupat matang-Pinterest/Naufal Comel-
Ketupat khas dari Sumatra dan Malaysia ini dibungkus dengan daun palas, sejenis daun lontar.
Berbeda dengan ketupat biasa, ketupat palas biasanya menggunakan beras ketan dan memiliki varian rasa gurih (karena dimasak dengan santan) atau manis (karena ditambahkan gula merah).
3. Ketupat Bawis
Ketupat ini berasal dari daerah pesisir di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bentuknya lebih kecil serta pipih dibandingkan dengan ketupat pada umumnya.
Ketupat bawis sering dijadikan pelengkap masakan berbahan dasar hasil laut atau hidangan khas daerah pesisir lainnya.
4. Ketupat Glabed
Ketupat yang berasal dari Tegal ini memiliki keunikan dalam cara penyajiannya, yaitu dengan siraman kuah glabed, kuah kental berwarna kuning yang terbuat dari santan, kunyit, dan berbagai rempah.
Rasanya gurih dengan sedikit sentuhan pedas, menjadikannya sajian yang khas saat Lebaran.
5. Ketupat Ketan Hitam
Dibuat dari beras ketan hitam, ketupat ini memiliki warna keunguan dan sering disajikan dengan parutan kelapa atau siraman gula merah cair.
Rasanya manis, sehingga lebih cocok sebagai hidangan penutup setelah menikmati makanan utama.
6. Ketupat Lebui
Ketupat khas Kalimantan ini memiliki keunikan karena dibuat dengan campuran beras dan kacang hitam (lebui).
Hasil akhirnya adalah ketupat dengan tekstur dan rasa yang unik, yang sering dikombinasikan dengan masakan berkuah seperti kari atau sayur santan.
BACA JUGA:Boikot Artis dan Influencer, Ini Klarifikasi Mereka
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: