Kapan Penetapan Idul Fitri 2025? Ini Prediksi Hilal dari BMKG

Kapan Penetapan Idul Fitri 2025? Ini Prediksi Hilal dari BMKG

Ilustrasi Lebaran Idul Fitri-Pinterest/food network-

Pada 29 Maret 2025, usia bulan di berbagai wilayah Indonesia berkisar antara -2,22 jam di Oksibil, Papua hingga 0,84 jam di Sabang, Aceh. 

Dengan kondisi ini, hilal diperkirakan sulit diamati sehingga belum dapat dijadikan dasar untuk menetapkan 1 Syawal.

Hilal 30 Maret 2025: Sudah Memenuhi Syarat Penetapan Syawal

Berbeda dengan hari sebelumnya, pada 30 Maret 2025, posisi hilal mengalami peningkatan yang signifikan. 

Ketinggiannya tercatat antara 7,96° di Merauke hingga 11,48° di Sabang, sementara sudut elongasi berkisar antara 13,02° hingga 14,83°. 

Dengan angka tersebut, hilal sudah sesuai dengan kriteria yang disyaratkan oleh MABIMS untuk menetapkan awal bulan Syawal.

Selain itu, umur bulan pada 30 Maret 2025 berkisar antara 21,77 jam di Merauke hingga 24,84 jam di Sabang. 

Faktor ini semakin memperkuat kemungkinan hilal dapat terlihat di berbagai wilayah Indonesia. 

BMKG juga memastikan bahwa tidak ada objek astronomis lain dalam radius 10° yang dapat menghalangi pengamatan hilal pada tanggal tersebut.

BACA JUGA:Gak Komplit Lebaran Tanpa Sayur Ketupat, Intip Resepnya Yuk

BACA JUGA:Ketupat Lebaran: Lebih dari Sekadar Hidangan, Sarat Makna Filosofis

Perkiraan Penetapan Idul Fitri 2025

Berdasarkan hasil analisis hilal, besar kemungkinan pemerintah Indonesia akan menetapkan 1 Syawal 1446 H jatuh pada 31 Maret 2025. 

Keputusan ini juga sejalan dengan perhitungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang telah lebih dulu menetapkan Idul Fitri pada tanggal tersebut menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menyelenggarakan sidang isbat pada 29 Maret 2025 guna menetapkan tanggal resmi Idul Fitri berdasarkan hasil rukyatul hilal. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: