Gadis di Kursi Nomor Tujuh
Ilustrasi cerpen Gadis di Kursi Nomor Tujuh-Ilustrasi by AI-
“Maaf ya, saya potong sedikit.”
Kami berdua menoleh.
“Kalau kalian lanjut begini, saya khawatir nanti saya jadi saksi nikah.”
Seluruh bus kembali tertawa.
Aku menatap Mira.
Dia menutup wajahnya, malu-malu.
Dan entah kenapa, di tengah semua itu, suara mesin, tawa penumpang, dan ayam bernama Bambang, aku merasa ini adalah tempat yang tepat.
Bukan karena busnya.
Tapi karena dia ada di sebelahku.
*********
Bus terus melaju.
Halte demi halte terlewati.
Dan untuk pertama kalinya dalam hidupku,
aku tidak peduli kita akan berhenti di mana.
Selama kursi nomor tujuh masih cukup untuk dua orang,
dan selama dia masih duduk di sampingku,
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: