Deadline Adalah Cinta: Cara Dosen Menyayangi Kami

Senin 20-07-2026,15:12 WIB
Reporter : Haidaroh
Editor : Haidaroh

Perpustakaan penuh seperti pasar menjelang lebaran. Mahasiswa yang biasanya hanya datang untuk numpang WiFi, kini benar-benar membaca buku. Bahkan buku yang sebelumnya hanya jadi dekorasi.

Di lorong kampus, orang-orang berjalan cepat, membawa laptop, kabel, charger, dan harapan yang semakin menipis.

Grup WhatsApp kelas berubah jadi medan perang.

“Bro, ini teori siapa sih?”

“Lu yang bikin bagian 3 ya!”

“Gue belum tidur dari kemarin!”

“Ini video kita belum di-edit!!!”

Di tengah kekacauan itu, satu kalimat terus terngiang:

Ini demi kebaikan kalian.

 

Aku dan Rian satu kelompok.

Kami sudah tiga hari tidak pulang. Basecamp kami adalah pojok perpustakaan, dekat rak buku yang entah kenapa selalu berdebu.

Rian menatap layar laptop dengan mata merah.

“Mad,” katanya pelan, “menurut lu… kita masih manusia?”

Aku diam.

Pertanyaan itu terlalu berat untuk dijawab oleh seseorang yang belum tidur.

Kategori :