Ritual Senja di Pasar yang Tak Ada

Senin 22-06-2026,13:14 WIB
Reporter : Haidaroh
Editor : Haidaroh

Hingga ia melihatnya.

Ratih berdiri di atas batu karang yang terpisah dari daratan, seperti bayangan yang menunggu dipanggil.

“Ratih…” suara Darma hampir tak terdengar.

Perempuan itu menoleh.

Wajahnya sama. Tidak berubah. Seperti waktu berhenti untuknya.

“Kau datang,” katanya pelan.

“Aku mencarimu.”

“Aku tahu.”

Darma melangkah lebih dekat, meski air mulai meninggi.

“Kenapa kau pergi?”

Ratih tersenyum, tapi matanya menyimpan sesuatu yang tak bisa ia baca.

“Karena tidak semua cinta bisa tinggal di dunia yang sama.”

“Apa maksudmu?”

“Darma,” katanya lembut, “kalau aku memintamu menjahit kain tanpa benang, bisakah kau melakukannya?”

Darma terdiam.

“Atau menanam padi di tanah yang tak pernah disentuh hujan?”

Kategori :