Disway Award

‎Gathering Aktivis Dakwah UIN Banten, “Soul Recharge” Jadi Ruang Penguatan Spirit dan Pengembangan Diri

‎Gathering Aktivis Dakwah UIN Banten, “Soul Recharge” Jadi Ruang Penguatan Spirit dan Pengembangan Diri

Foto bersama aktivis dakwah kampus-Qonitah for Inforadar-

INFORADAR.ID - Aktivis dakwah kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mengikuti kegiatan gathering bertema “Soul Recharge: Campus Da’wah Activist” yang dilaksanakan di Taman Wisata MBS, Kota Serang pada Senin (16/2). Kegiatan ini menjadi momentum penyegaran ruhiyah sekaligus penguatan kapasitas diri bagi para pegiat dakwah kampus.

‎Sebanyak 93 peserta mengikuti acara ini, yang terdiri dari organisasi Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Ummul Fikroh UIN Banten dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) UIN Banten

Saat penyampaian materi, dalam waktu yang sama tempat laki-laki dan perempuan dibagi dalam dua aula, guna menghadirkan ruang pembinaan yang lebih fokus dan kondusif.

Peserta perempuan mengikuti sesi bersama Jahidah Farhanah, Lc., yang membahas tentang urgensi mentoring dalam menjaga konsistensi perjuangan dakwah. Sementara itu, peserta laki-laki mendapatkan materi self development dari Rizal Umami, S.Sos., yang menekankan pentingnya pengembangan potensi diri sebagai aktivis kampus.

‎Dalam pemaparannya, Jahidah Farhanah, Lc., menyampaikan bahwa mentoring bukan sekadar agenda rutin, tetapi fondasi pembentukan karakter dan ketahanan ruhiyah seorang aktivis.

BACA JUGA:Tingkatkan Kapasitas Mahasiswa, LDK Ummul Fikroh Selenggarakan Workshop Up Skill

BACA JUGA:‎KAMMI Serang Dorong Optimalisasi Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau di Kota Serang ‎

‎“Mentoring adalah ruang saling menjaga. Di sanalah kita dikuatkan saat futur, diingatkan saat lalai, dan diarahkan agar tetap lurus dalam perjuangan,” ujarnya di hadapan peserta akhwat.

‎Sementara itu, Rizal Umami, S.Sos., mengajak para aktivis untuk terus meningkatkan kualitas diri agar dakwah tidak hanya semangat, tetapi juga berdampak.

‎“Aktivis dakwah harus terus bertumbuh. Upgrade kapasitas, perluas wawasan, dan bangun kompetensi. Karena dakwah hari ini membutuhkan pribadi yang matang secara spiritual sekaligus profesional,” ungkapnya.

‎Selain sesi materi, kegiatan ini juga diiringi berbagai games interaktif yang dirancang untuk membangun kekompakan, kolaborasi, dan kebersamaan antaraktivis. Suasana berlangsung hangat, penuh semangat, dan sarat nilai ukhuwah.


Potret saat sesi games-Musfiroh for Inforadar-

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: