Viral Kasus Radioaktif di Cikande, Wakil Gubernur Banten Beberkan Keterlambatan Informasi
Kasus radioaktif di Cikande, Wakil Gubernur Banten ungkap keterlambatan informasi-Dok. Istimewa-
INFORADAR.ID- Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah angkat bicara terkait viralnya kasus radioaktif di Cikande.
Dimyati Natakusumah menjelaskan bahwa ia merasa tertipu terkait masalah pencemaran radioaktif Cesium-137 di Cikande, Kabupaten Serang.
Kasus radioaktif di Cikande ini mendapatkan perhatian serius dari seluruh masyarakat terutama yang tiggal di lingkungan tersebut.
BACA JUGA:UMK Banten Naik! Begini Besaran Upah Minimum Terbaru yang Diterima Pekerja
BACA JUGA:Waspada! Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter Diantisipasi di Perairan Lebak Selatan
Yang dimana kasus ini tentunya akan membawa dampak buruk untuk masyarakat sekitar, bukan hanya berdampak pada kesehatan masyarakata di sekitar saja melainkan juga akan mempengaruhi kegiatan industri ekspor di Banten.
Salah satu contoh dari dampak radioaktif di Cikande ini adalah penolakan beberapa kontainer produk udang beku oleh Amerika Serikat karena kekhawatiran terkait paparan radioaktif.
Dikutip dari RADARBANTEN, Wakil Gubernur Banten Dimyati, mengakui kesalahan dan menyatakan bahwa seharusnya kasus radioaktif di Cikande ini tidak terjadi jika pihaknya lebih peka dan mendengar informasi dengan baik.
BACA JUGA:Pertemuan Gubernur Banten dan Kemenkeu, Dana Transfer dan Ekonomi RI Dibahas
BACA JUGA:Bupati Serang Bertemu Investor China, Paparkan Peluang Investasi Unggulan
Ia juga berpendapat bahwa kejadian ini disebabkan oleh kelalaian dalam pengawasan dan kurangnya deteksi dini terhadap ancaman lingkungan di area industri tersebut.
“Seharusnya deteksi dini sudah dilakukan sejak awal. Ini adalah kelalaian dari pihak pemerintah. Dalam struktur pemerintah ada wakil gubernur. (Pemerintah) lalai, dan saya katakan bahwa itu adalah kelalaian.” Ucapnya.
Di sisi lain, Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim, mengimbau Pemprov Banten untuk memperkuat pengawasan terhadap lingkungan dan industri agar insiden serupa tidak terulang.
BACA JUGA:Pemkot Serang Inovasi Ubah Sampah Jadi Listrik, Dorong Energi Bersih
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
