Jangan Asal Tebas, Ini 5 Tips Menebang Pohon Angker di Pekarangan Rumah

Jangan Asal Tebas, Ini 5 Tips Menebang Pohon Angker di Pekarangan Rumah

Menebang pohon angker di pekarangan rumah-Daru-

INFORADAR.ID – Menebang pohon angker di pekarangan rumah sebaiknya dilakukan oleh seorang profesional atau dilakukan oleh orang yang sudah biasa Menebang pohon.

Penebangan pohon angker di pekarangan rumah ini diyakini sebagian besar masyarakat, memiliki resiko yang serius, mulai dari resiko kerugian material maupun dalam hal supranatural.

Proses penebangan pohon angker di pekarangan rumah ini dilakukan dengan beberapa tahapan, mulai dari mempersiapkan peralatan yang memadai, hingga kondisi fisik yang prima.

Seperti yang diungkapkan Gozali, penebang pohon asal Lingkungan Kadipaten, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, menebang pohon angker di pekarangan rumah merupakan pekerjaan yang butuh kesiapan mental maupun material.

“Ada banyak persiapan yang dilakukan, jadi enggak bisa mendadak, harus benar-benar siap segala sesuatunya, jangan sembarangan,” kata Ghozali, Kamis 25 April 2024.

Dijelaskan Gozali, setidaknya ada 5 tips menebang pohon angker di pekarangan rumah yang sebaiknya dilakukan.

1. Dilakukan oleh Penebang Profesional

Seseorang yang sudah terbiasa menebang pohon angker di pekarangan rumah, akan lebih paham dan menguasai kondisi lingkungan sekitar, sehingga ketika penebangan dilakukan, resiko pohon menimpa rumah atau bangunan lainnya dapat diminimalisir.

Penebang profesional juga tentu sudah melakukan persiapan diri baik dari segi fisik maupun mental, yang mana hal ini sangat dibutuhkan bagi seorang penebang agar proses penebangan berjalan lancar dan tidak memakan waktu yang lama.

2. Peralatan yang Memadai

Persiapan peralatan yang memadai ini menjadi bagian yang sangat penting dalam proses penebangan pohon. Tentu peralatannya disesuai dengan ukuran pohon, jika memang pohon yang akan ditebang sangat tinggi dan besar, tentu harus menggunakan alat mesin penebang pohon. Namun jika ukurannya tidak terlalu besar, cukup dengan golok saja.

Bukan hanya itu, penebang pohon juga memerlukan alat seperti tali tampar yang kuat yang mampu menarik beban pohon sesuai dengan ukuran pohon. Begitupun dengan panjang tali harus benar-benar sesuai dan memadai.

3. Membaca doa-doa

Ketika peralatan sudah disiapkan dan aakan melakukan penebangan pohon, sebaiknya penebang melafalkan doa-doa agar proses penebangan berjalan lancar tanpa masalah. Doa-doa yang dilafalkan setidaknya seperti membaca bismillah, al fatihah, surat-surat pendek seperti al-ikhlas, An-nas, dan Al-falaq. Kemduian ditutup dengan shalawat nabi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: