Cara Mengolah Oyong yang Benar Agar Tidak Keras, Pahit dan Hancur Saat Dimasak

Cara Mengolah Oyong yang Benar Agar Tidak Keras, Pahit dan Hancur Saat Dimasak

Cara mengolah sayur oyong yang benar--Freepik/ Sri Widyowati

INFORADAR.ID - Dalam memasak sayur bening ada beragam sayuran yang digunakan salah satunya adalah oyong.

Sayuran oyong atau yang dikenal juga dengan gambas kaya akan vitamin A, B, dan C yang berfungsi sebagai antioksidan.

Meski memiliki banyak manfaat bagi tubuh, tidak banyak orang yang menjadikan oyong sebagai menu harian karena berakhir dengan rasa pahit, tekstur keras atau malah hancur

Tapi jangan risau, berikut ini adalah cara mengolah oyong mulai dari memilih, menyimpan, hingga memasak oyong dengan baik dan benar.

1. Pilihlah oyong yang masih muda

Selain gambas, sayuran ini juga dikenal dengan nama latinnya, Luffa Acutangula. Tanaman ini berasal dari India dan tumbuh di Asia Tenggara. 

Batangnya yang panjang dan lembut berbentuk segi lima dengan kulit dan biji berwarna hijau yang keras.

Pilihlah oyong yang masih muda dengan kulit hijau cerah. Selain itu, kulitnya juga harus bersih dan bebas bercak.

Bercak-bercak menandakan bahwa sayuran sudah tidak muda lagi dan rasanya cenderung pahit.

2. Cuci bersih sebelum mengupas

Gosok kulit dengan lembut saat mencuci oyong di bawah air mengalir. Hal ini tidak hanya menghilangkan kotoran, tetapi juga menghaluskan permukaan dan meminimalkan rasa pahit. 

Proses ini dilakukan sebelum mengupas. Tujuannya adalah untuk mempertahankan getah di dalam daging oyong yang memiliki manfaat kesehatan.

3. Kupas bagian kulit yang keras

Setelah dibersihkan dan dicuci, potong-potong sayuran sesuai dengan teksturnya. Perhatikan ketebalan potongan agar tidak hancur saat dimasak. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: masakapahariini.com