Mata Pelangi di Ujung Musim
Cerpen Ahmad Sihabudin berjudul Mata Pelangi di Ujung Musim-AI-
Beberapa cinta tidak diciptakan untuk dimiliki, hanya untuk dilihat, dan dikenang.
Dan di dalam matanya sendiri, kini ada warna-warna baru. Tidak secerah dulu, tidak seberani dulu, tapi jujur.
Seperti pelangi yang hanya muncul setelah hujan, lalu menghilang, tanpa pernah benar-benar pergi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
