Siti Nurazizah Dinobatkan sebagai Duta Jurusan Pendidikan Bahasa Arab 2025
Penerimaan hadiah duta yang terpilih-Azizah for inforadar-
INFORADAR.ID - Siti Nurazizah, mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, resmi dinobatkan sebagai Winner Duta Jurusan Pendidikan Bahasa Arab 2025.
Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang cerdas, percaya diri, dan berkomitmen mengembangkan minat belajar Bahasa Arab di kalangan mahasiswa, terutama di era digital yang semakin dinamis.
Azizah mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menganggap gelar Duta bukan sekadar simbol prestasi, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menginspirasi mahasiswa lainnya.
“Menjadi Duta Pendidikan Bahasa Arab adalah kehormatan sekaligus amanah besar. Saya ingin membuktikan bahwa mahasiswa Bahasa Arab juga bisa kreatif, percaya diri, dan berprestasi di bidang non-akademik,” ujarnya saat diwawancarai pada Sabtu (11/10).
Motivasi Azizah mengikuti ajang ini berawal dari keinginannya untuk berkembang dan keluar dari zona nyaman. Ia ingin menantang dirinya agar lebih berani tampil di depan umum dan mengasah kemampuan komunikasi. Dalam proses seleksi, Azizah melalui berbagai tahapan, mulai dari pendaftaran, wawancara, hingga karantina yang berisi empat materi penting: public speaking, personal branding, beauty class, dan catwalk. Menurutnya, pengalaman tersebut sangat berharga karena membentuk kepribadian yang matang dan profesional.
BACA JUGA:Bawa Semangat Literasi dan Dakwah, Saripul Jadi Duta Literasi UIN SMH Banten 2025
BACA JUGA:Tialika, Mahasiswi UIN Banten yang Berjaya di Berbagai Ajang Duta
Ia mengaku, tantangan terbesarnya adalah mengatur waktu antara kuliah dan karantina, serta mengatasi rasa gugup saat tampil. Tapi dari situlah ia belajar bagaimana mengubah rasa takut menjadi rasa percaya diri.
Sebagai Duta Pendidikan Bahasa Arab, Azizah memiliki visi besar untuk menghidupkan kembali semangat belajar Bahasa Arab di lingkungan kampus. Salah satu program yang akan ia gagas adalah Digital Arabic Movement, kampanye literasi Bahasa Arab berbasis media digital.
Melalui program ini, Azizah berencana menghadirkan konten edukatif seperti video pendek, podcast, dan postingan interaktif berisi tips belajar Bahasa Arab dan fakta menarik tentang budaya Arab.
Selain itu, ia juga berencana mengadakan kelas Bahasa Arab dasar untuk pemula, seminar tentang personal branding, serta pelatihan public speaking dalam Bahasa Arab agar mahasiswa dari berbagai jurusan dapat turut berpartisipasi.
Bagi Azizah, peran Duta Pendidikan Bahasa Arab bukan hanya menjadi wajah akademik kampus, tetapi juga jembatan antara dunia pendidikan dan masyarakat. Ia melihat pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan lembaga untuk memperluas jangkauan pembelajaran Bahasa Arab.
BACA JUGA:Tina Septina Dewi Sosok Inspiratif di Balik Duta Fakultas 2023 UPG
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
