Dalam hal penghargaan, Deden menjelaskan bahwa biasanya diberikan kepada atlet, tetapi tahun ini mungkin ada perbedaan.
“Karena tidak ada event olahraga nasional atau internasional, penghargaan untuk atlet kemungkinan tidak ada. Namun, pak Gubernur sangat aktif mendorong agar penghargaan diberikan kepada para atlet senior yang sudah pensiun sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka,” terangnya.
Tidak hanya itu, Pemprov Banten juga mempersiapkan penghargaan khusus bagi wajib pajak yang tertib dalam membayar PKB.
"Itu termasuk dalam agenda HUT Banten. Saat ini Bapenda sedang melakukan proses seleksi. Nantinya, saat acara puncak peringatan HUT Banten, mereka akan diundang," kata Deden.
Deden juga menambahkan, penghargaan akan diberikan kepada wajib pajak yang telah konsisten membayar tepat waktu selama bertahun-tahun.
Tri Nurtopo yaitu selaku Kepala Dinas Perhubungan Pemprov Banten menjelaskan bahwa pihaknya akan mengoprasikan dua armada bus untuk melayani satu rute.
BACA JUGA:20 Formasi CPNS 2026 yang Sepi Peminat, Peluang Lolos Lebih Besar
BACA JUGA:Seleksi PTN 2026 Dipastikan Berjalan Tanpa TKA di Jalur Tes
Selama tiga bulan, dari Oktober hingga Desember, Gubernur Banten akan memberikan gratis biaya transportasi bus yang akan menghubungkan Terminal Pakupatan, Kota Serang, sampai Sindangsari, Kabupaten Serang.
Ia menuturkan bahwa transportasi massal ini akan dikenal sebagai Trans Banten. Anggaran untuk operasional penerapan Sistem Angkutan Umum Massal (SAUM) yang diharapkan bisa memperbaiki layanan transportasi perkotaan dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 ini sekitar Rp300 juta.