Peluang Karir Gen Z Makin Sulit, Apakah Kuliah Masih Layak?

Rabu 23-07-2025,13:54 WIB
Reporter : Ghina Aulia Az-Zahra
Editor : Haidaroh

Sebagian lain mempertimbangkan jalur vokasi, kuliah yang lebih terjangkau, atau langsung berwirausaha.

4. Tingkat Kepuasan Terhadap Pendidikan Berbeda-beda

 Tidak semua menyesal. Sekitar 32% merasa puas dengan pilihan pendidikan mereka, dengan kepuasan yang meningkat seiring jenjang pendidikan yang lebih tinggi. 

Pemegang gelar magister menjadi kelompok paling puas, walaupun mereka juga menyesal tidak memilih jalur pendidikan yang lebih hemat biaya.

BACA JUGA:Demon Slayer Infinity Castle Tayang di Bioskop Indonesia Mulai 15 Agustus 2025, Jangan Sampai Ketinggalan!

BACA JUGA:Ternyata Begini Makna Nama Google yang Asli, Bukan Singkatan

5. Pekerjaan Sampingan Menjadi Strategi Umum Gen Z

 Sebanyak 58% Gen Z menjalankan pekerjaan sampingan selain pekerjaan utama, dan 25% lainnya sedang mempertimbangkan menambah pekerjaan kedua. 

Pekerjaan tambahan ini membantu mereka memperluas peluang karir, menyalurkan passion, dan meningkatkan penghasilan.

6. Pekerjaan Sampingan Lebih Banyak Dijalani oleh Pendidikan Rendah

 Hampir dua pertiga Gen Z yang memiliki diploma menjalankan pekerjaan sampingan, lebih banyak dibanding pemegang gelar sarjana atau magister.

7. Mencari Kerja Jadi Makin Sulit untuk Gen Z

 Meski banyak yang sudah menempuh pendidikan tinggi, kesulitan mendapat pekerjaan yang sesuai membuat banyak Gen Z mulai meragukan apakah kuliah masih sepadan dengan hasil peluang karir yang mereka dapatkan.

Kategori :