Kelembapan pada baju bekas dapat memicu pertumbuhan jamur, terutama di bagian lipatan atau kerah. Infeksi jamur ini dapat menyerang kulit dan kuku.
2. Parasit: Kutu dan Tungau
Baju bekas bisa membawa parasit seperti kutu atau tungau yang dapat berpindah ke tubuh manusia, menimbulkan rasa gatal, alergi, atau iritasi kulit.
3. Infeksi Kulit
BACA JUGA:Update! Ini Daftar HP Android dengan Kualitas Kamera Terbaik untuk Fotografi
BACA JUGA:Hard Skill yang Paling Dicari Perusahaan di Tahun 2025: Salah Satunya Ini
Pakaian bekas mungkin mengandung bakteri seperti Staphylococcus aureus, kontak dengan kulit yang luka atau sensitif dapat menyebabkan infeksi serius.
Cara Aman Menggunakan Baju Thrifting
Agar dapat menikmati fashion thrifting tanpa risiko kesehatan, ada beberapa langkah yang wajib dilakukan:
-Cuci dengan Air Panas
Pastikan untuk mencuci baju bekas dengan air panas. Ini efektif untuk membunuh bakteri, kutu, dan tungau yang mungkin menempel.
-Gunakan Disinfektan Pakaian
Tambahkan disinfektan khusus yang aman untuk kain guna meningkatkan proses sterilisasi, ini membantu membunuh mikroorganisme berbahaya.
-Jemur di Bawah Sinar Matahari
Sinar matahari memiliki sifat antiseptik alami, menjemur pakaian di bawah sinar matahari langsung selama beberapa jam dapat membunuh kuman yang tersisa.
-Setrika dengan Suhu Tinggi