Sering Disangka Sama, Ini Bedanya Hair Serum, Tonic, dan Vitamin untuk Perawatan Rambut Harian
Serum untuk perawatan rambut-Pinterest.com-
INFORADAR.ID - Produk perawatan rambut kini semakin beragam. Mulai dari hair serum, hair tonic, hingga hair vitamin, semuanya terlihat mirip dan sering dianggap punya fungsi yang sama.
Padahal, ketiganya memiliki manfaat, cara kerja, hingga cara pakai yang berbeda.
Tak sedikit orang salah memilih produk, sehingga hasilnya kurang maksimal. Alih-alih rambut sehat dan berkilau, masalah seperti rontok, lepek, atau kering justru tetap muncul.
Supaya tidak keliru, penting mengenali perbedaan masing-masing produk berikut ini.
1. Hair Tonic: Fokus ke Kulit Kepala
Hair tonic dirancang khusus untuk merawat kulit kepala, bukan batang rambut. Produk ini biasanya berbentuk cair seperti air dan memberikan sensasi segar atau dingin saat dipakai.
Fungsinya antara lain mengurangi rambut rontok, merangsang pertumbuhan rambut, menutrisi akar rambut serta mengontrol minyak berlebih dan ketombe.
Hair tonic umumnya digunakan setelah keramas pada kulit kepala, lalu dipijat perlahan agar meresap. Cocok untuk: rambut rontok, tipis, atau kulit kepala berminyak.
2. Hair Serum: Pelindung dan Pelembap Rambut
Berbeda dari tonic, hair serum lebih fokus pada batang rambut. Teksturnya lebih kental atau sedikit berminyak, berfungsi sebagai pelindung sekaligus pelembap.
Manfaat hair serum yaitu mengurangi kusut dan frizzy, melindungi dari panas alat styling (catokan/hair dryer), membuat rambut lebih halus dan berkilau, serta memperbaiki rambut kering dan bercabang
Serum biasanya dipakai setelah rambut setengah kering atau sebelum styling.Cocok untuk: rambut kering, rusak, diwarnai, atau sering di-styling.
3. Hair Vitamin: Nutrisi Instan dan Kilau Cepat
Hair vitamin dikenal dengan bentuk kapsul atau minyak ringan yang memberikan efek lembut dan wangi secara instan. Produk ini bekerja sebagai tambahan nutrisi harian.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
