Disway Award

Gelar Workshop Penulisan Akademik, Ormawa "IKM" UT Serang Bekali Mahasiswa Menulis Artikel Ilmiah

Gelar Workshop Penulisan Akademik, Ormawa

Foto bersama peserta workshop Academic Writing Skills.--Ormawa "IKM" UT Serang

INFORADAR.ID - Penulisan artikel ilmiah menjadi salah satu syarat wajib untuk kelulusan mahasiswa di Universitas Terbuka. Akan tetapi, munculnya kecerdasan buatan (AI) yang memudahkan proses penulisan artikel ilmiah berisiko melanggar etika akademik sehingga menuntut mahasiswa untuk lebih bijak menjaga keaslian karya mereka.

Menyadari hal tersebut, Organisasi Kemahasiswaan "IKM" Universitas Terbuka Serang sukses menyelenggarakan Workshop Academic Writing Skills dengan tema "Peningkatan Keterampilan Menulis Ilmiah Berbasis Digital," pada Sabtu, 2 Mei 2026 yang berlokasi di Universitas Terbuka Serang.

Workshop ini menghadirkan sosok ahli, Yus Alvar Saabighoot, M. Pd., yang merupakan dosen Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Terbuka.

BACA JUGA:Mahasiswa KPI UIN Banten Perdalam Literasi Perfilman di Sinematek dan Lembaga Sensor Film

BACA JUGA:Belajar Kepemimpinan, Integritas, dan Resiliensi dari Ibrahim, Ismail, dan Hajar

Dalam pemaparannya, Yus memberikan materi mengenai struktur artikel ilmiah secara rinci, mulai dari ketentuan dasar, teknik parafrase yang efektif untuk menghindari plagiarisme, hingga praktik langsung penggunaan AI dan aplikasi Mendeley.

Peserta dalam kegiatan ini berasal dari berbagai program studi dan terdiri dari mahasiswa mandiri dan mahasiswa yang tergabung dengan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT).

Ketua Pelaksana kegiatan, Mila Yutikasari, menjelaskan bahwa acara ini merupakan wadah penting untuk menambah wawasan mahasiswa. "Workshop ini diselenggarakan sebagai wadah untuk menambah wawasan dan meningkatkan pemahaman mengenai teknik penulisan akademik, penggunaan sitasi yang tepat, serta pentingnya etika akademik dalam dunia pendidikan dan penelitian," jelasnya.

BACA JUGA:Kemenag Buka Beasiswa Akselerasi untuk Santri, Bisa S1–S2 Hanya 4 Tahun

BACA JUGA:Penguatan Literasi Digital AI di SMAN 1 Petir Dukung Transformasi Teknologi

Mila juga menyampaikan harapan diselenggarakannya kegiatan ini. “Harapannya kegiatan ini dapat menjadi ruang belajar yang interaktif dan memberikan pengalaman baru bagi seluruh peserta mengenai pentingnya etika akademik dalam dunia penelitian,” tambahnya dalam sambutan pembukaan.

Penanggung Jawab Kegiatan sekaligus perwakilan duta kampus, Abdul Rojak, menekankan bahwa kemampuan menulis adalah tiket bagi mahasiswa untuk bersinar di kancah nasional. Abdul mengajak para peserta untuk menyalurkan bakat mereka dengan mendaftarkan diri pada ajang Disporseni Nasional dalam rangka Dies Natalis UT ke-42 pada cabang lomba Penulisan Karya Ilmiah.

"Bagi teman-teman yang suka menulis atau berbakat dalam menulis, mengubah sebuah ide gagasan menjadi sebuah karya ilmiah, bisa mendaftarkan diri untuk mengikuti Disporseni Nasional Dies Natalis Universitas Terbuka yang ke-42," seru Abdul.

BACA JUGA:Stefhanie Ardianty Jadi Lulusan Terbaik Untirta 2026

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: