SJR Season 3: Wadah Positif Gen Z hingga Pekerja Muda untuk Sehat Jasmani dan Rohani
Pembukaan acara pekan Turnamen SJR Season 3-Dokumentasi pribadi -
INFORADAR.ID – Turnamen Komunikasi Sehat Jasmani dan Rohani (SJR) Season 3 resmi dibuka di Lapangan MS Arena Serdang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten. Acara ini berlangsung pada Minggu 12 Oktober 2025.
Ajang tahunan yang diadakan tiap bulan Oktober ini diikuti oleh 10 tim yang seluruhnya adalah anggota dari komunitas SJR. Acara ini kembali menjadi wadah positif dan menjadi sarana menyalurkan hobi olahraga sekalii memperkuat semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Rajit Satriawan menghimbau kepada seluruh peserta yang mengikuti turnamen ini untuk senantiasa menjaga sportivitas saat bertanding.
BACA JUGA:Pekerja WNI Jadi Incaran Perusahaan Jepang? Ternyata Ini Penyebabnya
BACA JUGA:SK Kepengurusan Diterima, Sekjen PSI Sebut Pelayanan Kemenkum Super Cepat
“Kami berharap seluruh pemain bisa bermain dengan semangat dan tetap menjaga keselamatan. Jangan sampai pulang dari acara ini membawa oleh-oleh berupa cedera,” ujarnya saat membuka turnamen.
Rajit menuturkan, Sjr bukan hanya sekedar ajang olahraga semata, melainkan komunikasi yang memadukan aspek fisik dan spiritual yang mendalam.
“Tujuan utama kami adalah menampung dan mengembangkan bakat anak muda, khususnya Gen Z hingga kalangan milenial, dalam bidang sepak bola mini atau minisoccer. Tapi lebih dari itu, kami ingin menciptakan ruang positif bagi siapa pun yang ingin hidup sehat, baik jasmani maupun rohani,” jelasnya.
Wakil Ketua SJR , Badrullah, menambahkan bahwa anggota SJR berasal dari berbagai kalangan di Banten, seperti Cilegon, Serang, bahkan Cikande.
BACA JUGA:Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Diperpanjang hingga 31 Oktober 2025, Segera Manfaatkan
BACA JUGA:Siti Nurazizah Dinobatkan sebagai Duta Jurusan Pendidikan Bahasa Arab 2025
“Mayoritas pesertanya adalah para pekerja yang ingin mencari kesenangan lewat olahraga. Jadi tensinya tidak tinggi, semua bermain dengan semangat kekeluargaan,” katanya.
Selain berolahraga, pada kegiatan komunikasi SJR memiliki kegiatan lanjutan berupa kajian yang diadakan setiap pertandingan atau latihan. Hal ini tentunya sejalan dengan nama komunikasi yang mengedepankan keseimbangan antara kesehatan jasmani dan pembinaan spiritual.
“Setelah fun football, kami lanjut dengan kajian ringan. Sepertinya di Cilegon baru kami yang mengusung konsep seperti ini. Jadi, sehatnya dapat, ilmunya juga dapat,” tambah Rajit.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
