Disway Award

Mahasiswa PLP UIN Banten Gelar Seminar “Bersama Lawan Kekerasan” di SMPN 3 Kota Serang

Mahasiswa PLP UIN Banten Gelar Seminar “Bersama Lawan Kekerasan” di SMPN 3 Kota Serang

Foto bersama SMP 3 setelah kegiatan -Ica-

INFORADAR.ID– Sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sekolah, Mahasiswa PLP UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten kelompok 28 menyelenggarakan seminar dengan tema “Bersama Lawan Kekerasan: Rangkullah Teman, Jauhi Kekerasan” di SMP Negeri 3 Kota Serang, pada Rabu, 8 Oktober 2025

Seminar ini hadir sebagai upaya edukasi agar warga sekolah khususnya siswa lebih sadar akan bahaya kekerasan, memahami berbagai bentuknya, dan tahu cara menanganinya dengan positif. 

Kegiatan berlangsung di aula sekolah dengan dukungan penuh dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Bidang Kurikulum, serta guru BK. Untuk memaksimalkan keterlibatan siswa, panitia pendamping terdiri dari anggota PIK-R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja).

BACA JUGA:SJR Season 3: Wadah Positif Gen Z hingga Pekerja Muda untuk Sehat Jasmani dan Rohani

BACA JUGA:Pekerja WNI Jadi Incaran Perusahaan Jepang? Ternyata Ini Penyebabnya

Dalam penyampaiannya, Bapak Ahmad Rofi selaku pemateri utama menegaskan bahwa empati dan komunikasi sehat antar teman sebaya adalah kunci utama:

"Kekerasan bukan solusi. Persahabatan dan saling menghargai justru membentuk lingkungan sekolah yang aman dan nyaman untuk belajar," ujarnya.

Seminar terasa hidup dan interaktif lewat sesi tanya jawab dan simulasi peran yang melibatkan para peserta. Respons dari siswa sangat positif mereka tampak antusias mengikuti hingga akhir acara.

Valentina selaku ketua pelaksana menyampaikan harapannya agar seminar ini memicu perubahan sikap di kalangan siswa

BACA JUGA:SK Kepengurusan Diterima, Sekjen PSI Sebut Pelayanan Kemenkum Super Cepat

BACA JUGA:Program Pemutihan Pajak Kendaraan di Banten Diperpanjang hingga 31 Oktober 2025, Segera Manfaatkan

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai positif sejak dini, agar mereka bisa menjadi agen perubahan yang menolak segala bentuk kekerasan,"ucapnya.

Semoga dengan terselenggaranya seminar ini, SMPN 3 semakin tumbuh budaya saling menghormati dan peduli antar warga sekolah. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa kolaborasi antara mahasiswa PLP, guru, dan siswa bisa menghasilkan dampak nyata untuk lingkungan sekolah yang lebih aman dan harmonis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: