Pulang dalam Sujud: Taubat Seorang Pengembara di Tanah Sunda
Ilustrasi cerpen Pulang dalam Sujud-AI-
Dan pulang yang sejati bukanlah pada seseorang, bukan pula pada kampung halaman, melainkan pada hati yang berdamai dengan Tuhan.
Di belakangnya, azan dhuha berkumandang pelan dari surau kecil.
Rangga berhenti sejenak, menoleh ke langit, lalu berbisik,
“Ya Allah, abdi capé janten tentara nasib. Ayeuna abdi hoyong janten hamba-Mu.”
Langkahnya kembali bergerak.
Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia tidak merasa sendirian
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
