Prodi Asuransi Syariah UIN SMH Banten Dikenalkan Ke Pondok Pesantren Darul Amanah
MAHASISWA : Foto bersama mahasiswa asuransi syariah dengan siswa pondok pesantren.--
INFORADAR.ID - Mahasiswa Jurusan Asuransi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten melakukan kegiatan sosialisasi ke Pondok Pesantren Salafiyah (PPS) Darul Amanah di Kragilan, Serang.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan jurusan Asuransi Syariah sekaligus memberikan edukasi seputar ekonomi syariah kepada para siswa pondok pesantren. Serang, 10 Juni 2024.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari inisiatif mahasiswa dalam membangun kesadaran pendidikan tinggi sejak dini, terutama dalam bidang ekonomi Islam yang terus berkembang di Indonesia.
Dengan pendekatan yang santai namun informatif, para mahasiswa menjelaskan pentingnya peran asuransi syariah dalam kehidupan modern dan bagaimana prospek karier di bidang ini terbuka lebar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa jurusan Asuransi Syariah bukan hanya tentang teori, tetapi juga memiliki dampak nyata dalam sistem keuangan syariah di masyarakat,” ujar salah satu mahasiswa peserta sosialisasi.
Antusiasme siswa terlihat saat mereka aktif bertanya dan terlibat dalam diskusi. Beberapa siswa bahkan menyatakan minatnya untuk melanjutkan kuliah di UIN SMH Banten setelah mengetahui lebih dalam tentang jurusan ini.
Selain penyampaian materi, acara juga dimeriahkan dengan kuis interaktif dan pembagian hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi. Sosialisasi ini pun mendapat sambutan hangat dari pihak pondok pesantren yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam berbagi ilmu dan motivasi pendidikan.
Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa UIN SMH Banten berharap bisa menjadi jembatan informasi yang memperkuat hubungan antara dunia kampus dan lingkungan pesantren, sekaligus memperluas pemahaman generasi muda tentang pentingnya ekonomi dan keuangan syariah di era modern
"Saya berharap dengan adanya jurusan asuransi syariah di UIN SMH Banten bisa memperkuat hubungan antara dunia pendidikan kampus dan pesantren," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
