Disway Award

Siswa Tangerang Terima MBG Berupa Bahan Mentah? Ini Penjelasan BGN dan SPPG

Siswa Tangerang Terima MBG Berupa Bahan Mentah? Ini Penjelasan BGN dan SPPG

MBG Berupa Bahan Mentah-Istimewa-

Penjelasan SPPG Yasmit: Agar Tahan Simpan di Rumah

Pelaksana program MBG di lapangan, yaitu SPPG Yayasan Mualaf Indonesia Timur (Yasmit) Ciputat Timur, mengonfirmasi bahwa pembagian bahan mentah dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sekolah yang sebagian besar tengah libur.

“Ya, kita didistribusikan terhadap 4.075 siswa dalam bentuk mentah itu agar dapat dibawa pulang atau disimpan siswa lebih lama,” kata Kepala SPPG Yasmit Ciputat Timur, A. Basiro, pada awak media.

Distribusi tersebut mencakup siswa dari 18 sekolah, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA sederajat. 

Paket MBG yang dibagikan berisi bahan segar seperti beras, telur puyuh, susu, kacang-kacangan, jeruk, pisang, dan ikan asin. 

SPPG memastikan seluruh isi paket tersebut tidak mengandung zat aditif seperti pengawet atau pewarna buatan.

BACA JUGA:Update Pengangguran di Banten 2025: Tantangan dan Harapan di Tengah Angka 6,64 Persen

BACA JUGA:Blackbarry Comeback di Tahun 2025: Kini Muncul sebagai Smartphone Android Asal Tiongkok, Ini Spesifikasinya

MBG Libur Sekolah Masih Tahap Penyesuaian

BGN menjelaskan bahwa karena belum ada pedoman resmi yang mengatur pelaksanaan MBG saat liburan, maka penyesuaian dilakukan di tingkat daerah. Skema distribusi akan terus dievaluasi agar tetap tepat sasaran dan bergizi, baik untuk siswa yang hadir maupun kelompok rentan.

SPPG di Tangsel menyalurkan MBG dalam bentuk bahan mentah karena mayoritas siswa tidak masuk sekolah.

BGN membantah pernah menginstruksikan pembagian MBG mentah dan menyatakan bahwa kebijakan resmi sedang dalam tahap penyusunan.

Penyaluran MBG tetap dilanjutkan, dengan penyesuaian pada kondisi lapangan dan prioritas bantuan yang berpindah ke kelompok rentan jika diperlukan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: