Jangan Asal Disapu, Ini Cara Aman Bersihkan Abu Vulkanik di Rumah

Rabu 09-09-2026,13:20 WIB
Reporter : Lydia Khaerani
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID - Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang masuk ke dalam rumah tidak boleh dibersihkan sembarangan. Partikel abu dapat kembali beterbangan dan terhirup jika proses pembersihan dilakukan tanpa langkah yang tepat.

Abu vulkanik mengandung partikel silika yang tajam dan bersifat asam. Selain berisiko mengganggu kesehatan paru-paru, material tersebut juga dapat merusak sejumlah permukaan seperti lantai, kaca, hingga kendaraan.

Sebelum mulai membersihkan, penghuni rumah disarankan menutup pintu dan jendela dengan rapat. Kipas angin dan pendingin ruangan atau AC juga sebaiknya dimatikan sementara agar abu tidak berputar dan menyebar ke ruangan lain.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan, Imran Pambudi, mengatakan permukaan yang dipenuhi abu sebaiknya dibasahi terlebih dahulu menggunakan semprotan air ringan.

“Permukaan yang tertutup abu perlu dibasahi dengan semprotan air ringan sebelum disapu atau dikumpulkan,” ujar Imran dalam keterangan tertulis, Senin (7/9/2026).

BACA JUGA:AirNav Terbitkan Peringatan Merah Erupsi Anak Krakatau, Abu Membumbung Hingga Ketinggian 50 Ribu Kaki

BACA JUGA:Delapan Bandara Ditutup Imbas Abu Anak Krakatau, Operasional Menunggu Kondisi Aman

Menurutnya, penggunaan air perlu dilakukan secara hati-hati. Menyiram abu dengan air dalam jumlah banyak, misalnya menggunakan ember, justru dapat membuat material tersebut mengeras dan menyerupai semen.

Untuk lantai dan perabotan, pembersihan dapat dilakukan menggunakan kain pel atau lap basah. Cara tersebut membantu mengangkat abu tanpa membuatnya beterbangan kembali ke udara.

Jika tersedia, vacuum cleaner yang dilengkapi filter HEPA juga dapat digunakan untuk membantu mengangkat partikel abu yang menempel pada berbagai permukaan di dalam rumah.

Setelah dikumpulkan, abu vulkanik sebaiknya dimasukkan ke dalam wadah tertutup. Imran mengingatkan agar abu tidak dibuang ke saluran air karena dapat menimbulkan masalah lain.

Perlindungan diri juga wajib diperhatikan selama proses pembersihan. Penghuni rumah disarankan menggunakan masker, kacamata pelindung, sarung tangan, serta pakaian berlengan panjang untuk mengurangi paparan abu pada saluran pernapasan, mata, dan kulit.

BACA JUGA:Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Soetta, Lion Air Beri Konsumsi bagi Penumpang Tertahan

BACA JUGA:Erupsi Gunung Anak Krakatau, ASN Berpeluang WFH: Keputusan Ada di Pimpinan Instansi

“Selama proses pembersihan, gunakan masker N95 atau KN95, kacamata pelindung, sarung tangan, dan pakaian lengan panjang,” kata Imran.

Kategori :