Asep Mulyana Raih Terbaik II Putra Duta Bahasa Banten 2026

Senin 06-07-2026,17:35 WIB
Reporter : Imay Indari
Editor : Haidaroh

Di balik proses yang melelahkan tersebut, Asep justru menemukan pengalaman yang paling berharga selama masa karantina. Ia merasakan suasana kekeluargaan yang kuat bersama para finalis lain meskipun berada dalam satu ajang kompetisi.

Menurutnya, berbagai sesi pembekalan dan diskusi kelompok menjadi ruang bertukar gagasan mengenai isu-isu kebahasaan di Banten. Para finalis saling memberikan masukan, berdiskusi secara sehat, hingga membangun kolaborasi untuk menghasilkan solusi terbaik.

"Bagi saya, momen paling berkesan adalah ketika kami berdiskusi bersama. Ego kami melebur, kompetisi berubah menjadi ruang belajar dan kolaborasi yang sangat positif," ungkapnya.

Sebagai Terbaik II Putra Duta Bahasa Provinsi Banten 2026, Asep membawa sebuah program unggulan bertajuk SAPA BANTEN (Siniar Pelestarian Bahasa Banten) dengan konsep "Kamus Jalanan".

Program tersebut dikemas dalam bentuk siniar atau podcast edukatif yang dilakukan secara interaktif di ruang publik. Melalui konsep tersebut, masyarakat diajak mengenal asal-usul kata gaul, sejarah perkembangan bahasa, hingga mengikuti tantangan menerjemahkan istilah populer ke dalam bahasa Indonesia sesuai KBBI maupun bahasa daerah Banten.

BACA JUGA:Perjalanan Abdul Rozak Menjadi Duta Kampus, Menyeimbangkan Kuliah, Kerja, dan Organisasi

BACA JUGA:Perjalanan Abdul Rozak Menjadi Duta Kampus, Menyeimbangkan Kuliah, Kerja, dan Organisasi

Asep berharap pendekatan yang santai dan dekat dengan kehidupan sehari-hari mampu membuat edukasi kebahasaan terasa lebih menarik, inklusif, dan mudah diterima oleh generasi muda.

Menurutnya, pelestarian bahasa daerah tidak bisa lagi dilakukan dengan metode yang kaku. Bahasa harus dibawa ke ruang-ruang digital yang akrab dengan kehidupan anak muda, seperti TikTok, Instagram, video pendek, hingga podcast.

"Ketika bahasa daerah dikemas secara kasual, estetik, dan relevan dengan tren masa kini, generasi muda akan melihat bahwa berbahasa daerah itu keren dan menjadi bagian dari gaya hidup modern," tuturnya.

Ke depan, Asep berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama Ikatan Duta Bahasa Provinsi Banten dan Kantor Bahasa Provinsi Banten untuk merealisasikan berbagai program kerja, termasuk memastikan SAPA BANTEN dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai wilayah.

Selain itu, ia juga ingin terus meningkatkan kapasitas diri agar mampu memberikan inspirasi melalui berbagai kegiatan literasi, edukasi, dan pengembangan bahasa.

BACA JUGA:Muhammad Abdul Kianawawi Resmi Dilantik sebagai Duta Pendidikan Bahasa Indonesia Untirta 2026

BACA JUGA:Ubah Luka Jadi Kekuatan: Kisah Fadila Anwar Bangkit Jadi Duta GenRe Banten

Asep mengakui bahwa pencapaian yang diraihnya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, terutama kedua orang tua, keluarga, dosen, mentor, teman-teman kampus, serta seluruh panitia dan Kantor Bahasa Provinsi Banten yang telah memberikan bimbingan selama proses pemilihan.

Di akhir wawancara, Asep memberikan pesan kepada para pelajar dan pelajar agar tidak ragu keluar dari zona nyaman serta terus berani mencoba berbagai peluang yang ada.

Kategori :