INFORADAR.ID – Lari menjadi salah satu olahraga paling populer karena praktis, murah, dan efektif menjaga kebugaran tubuh.
Namun, banyak orang masih bingung memilih antara lari di jalanan aspal atau menggunakan treadmill di gym maupun rumah.
Keduanya sama-sama memiliki manfaat bagi kesehatan, mulai dari meningkatkan stamina, membakar kalori, hingga menjaga kesehatan jantung.
Meski begitu, lari aspal dan treadmill ternyata memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari segi dampak terhadap tubuh.
Lari Aspal Lebih Melatih Otot dan Daya Tahan
Lari di jalanan aspal dinilai lebih menantang karena tubuh harus menyesuaikan diri dengan kondisi medan, arah angin, hingga perubahan permukaan jalan. Hal ini membuat otot kaki dan keseimbangan tubuh bekerja lebih aktif dibanding saat menggunakan treadmill.
Selain itu, lari outdoor juga membantu meningkatkan daya tahan tubuh karena tubuh bergerak secara alami tanpa bantuan mesin. Tak sedikit orang merasa suasana luar ruangan juga lebih menyenangkan dan membantu mengurangi stres.
Namun, permukaan aspal yang keras dapat memberikan tekanan lebih besar pada lutut dan persendian, terutama jika teknik lari kurang tepat atau menggunakan sepatu yang tidak sesuai.
BACA JUGA:Lari Pagi: Kebugaran Harian Tanpa Ribet
BACA JUGA:Gelantungan di Atas Tebing Jadi Pelarian Gen Z dari Stres dan Kerumitan Hidup
Treadmill Lebih Aman untuk Sendi
Sementara itu, treadmill memiliki permukaan yang lebih empuk sehingga dinilai lebih ramah bagi lutut dan persendian. Karena itu, treadmill sering direkomendasikan untuk pemula, lansia, atau orang yang sedang dalam masa pemulihan cedera.
Pengguna treadmill juga dapat mengatur kecepatan, kemiringan, hingga durasi latihan sesuai kemampuan tubuh. Selain itu, olahraga di treadmill dianggap lebih praktis karena tidak terpengaruh cuaca panas maupun hujan.
Meski begitu, beberapa orang merasa treadmill lebih membosankan dibanding lari outdoor karena suasananya cenderung monoton dan minim variasi.
Mana yang Lebih Baik?