Kurikulum Cambridge Bakal Diterapkan di Banten? Ini Kata Gubernur Andra Soni

Minggu 17-05-2026,18:07 WIB
Reporter : Imay Indari
Editor : Haidaroh

INFORADAR.ID – Pemerintah Provinsi Banten tengah menjajaki kerja sama dengan Cambridge School Indonesia sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Wacana penerapan kurikulum Cambridge ini disampaikan langsung oleh Gubernur Andra Soni saat menerima audiensi pihak Cambridge di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang.

Rencana tersebut menjadi sorotan publik karena dinilai dapat membawa sistem pendidikan internasional ke sekolah-sekolah unggulan di Banten. Namun, Andra Soni menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga meningkatkan mutu pembelajaran bagi para siswa. 

Menurut Andra, setelah Program Sekolah Gratis berjalan dan pembangunan sekolah terus dilakukan, langkah berikutnya adalah menghadirkan kualitas pendidikan yang mampu bersaing secara nasional hingga internasional.

“Jadi setelah akses, tentunya kita juga harus meningkatkan kualitasnya. Salah satu upaya kita adalah membangun kerja sama dengan profesional pendidikan,” ujar Andra Soni. 

Pemprov Banten disebut akan memulai penerapan kurikulum Cambridge di SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS). Sekolah tersebut nantinya diproyeksikan menjadi prototipe sekolah unggulan di Provinsi Banten. 

BACA JUGA:Dari Hobi ke Panggung Dunia, ABI Nilai Kiprah Heru Anwari Buka Jalan Baru BMX Indonesia

BACA JUGA:Life After Graduation Tidak Seseram yang Dibayangkan Generasi Muda

Andra Soni juga mengungkapkan bahwa ke depan dirinya ingin menghadirkan sekolah unggulan di setiap kabupaten dan kota di Banten. Namun, ia menekankan bahwa sekolah unggulan tersebut tetap harus bisa diakses oleh masyarakat luas dan tidak hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu.

“Ke depan kita ingin ada sekolah-sekolah unggulan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Banten,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, mengatakan bahwa Gubernur Banten telah menandatangani Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 24 Tahun 2026 terkait pengelolaan SMA CMBBS. Pergub tersebut mengatur delapan standar pengelolaan sekolah unggulan, mulai dari kurikulum hingga sarana dan prasarana pendidikan. 

Pihak Cambridge Indonesia menjelaskan bahwa kurikulum Cambridge merupakan sistem pendidikan internasional yang berfokus pada pengembangan siswa, kemampuan multilingual, serta standar pendidikan global. Dengan sistem tersebut, siswa diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, termasuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. 

Saat ini, beberapa sekolah di Indonesia yang telah menerapkan sistem Cambridge antara lain SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta, SMA 1 Teladan Yogyakarta, SMAN Sumatera Selatan, dan SMAN 3 Ponorogo.

BACA JUGA:THE ROYALE KRAKATAU Cilegon Sukses Gelar INTIMATE WEDDING SHOWCASE 2026

BACA JUGA:Win&Co Akuisisi Momogi, Perkuat Ambisi Jadi Raksasa FMCG Asia Tenggara

Meski begitu, penerapan kurikulum Cambridge di Banten masih berada pada tahap penjajakan dan perencanaan. Pemprov Banten menargetkan proses evaluasi dan penyusunan program dapat selesai tahun ini agar implementasi awal bisa dimulai pada 2027.

Kategori :