Meskipun temuan ini cukup meresahkan, bukan berarti kita harus berhenti mengonsumsi buah dan sayur. Beberapa langkah sederhana dapat dilakukan untuk mengurangi paparan mikroplastik:
1. Cuci bersih permukaan buah dan sayur dengan air mengalir untuk mengurangi kontaminasi dari bagian luar
2. Kupas kulit buah seperti apel dan pir sebelum dikonsumsi
3. Kurangi konsumsi makanan yang dikemas dalam plastik sekali pakai dan beralih ke makanan segar
4. Pilih sayuran berdaun yang terbukti memiliki konsentrasi mikroplastik relatif lebih rendah dibanding sayuran akar
BACA JUGA:BPJS Kesehatan Luncurkan Layanan PANDAWA, Urus Administrasi Kini Bisa via WhatsApp 24 Jam
BACA JUGA:Dari Salad ke Skincare, Gaya Hidup Sehat Anak Muda Kini Tak Sekadar Tren
Dr. Mimi juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya jangka panjang memutus rantai kontaminasi.
Apel, pir, wortel, dan brokoli menjadi buah dan sayur dengan kandungan mikroplastik tertinggi berdasarkan sejumlah penelitian ilmiah. Meski dampak jangka panjangnya terhadap kesehatan masih terus diteliti, keberadaan partikel plastik dalam makanan yang kita konsumsi sehari-hari sudah tidak bisa diabaikan.
Kesadaran untuk mengurangi penggunaan plastik dan memilih metode mencuci serta mengolah makanan yang tepat menjadi langkah awal yang penting dilakukan.