INFORADAR.ID – Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 46 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) kembali sukses menggelar kegiatan dengan tajuk "Jejak Hijau".
Kegiatan ini dilaksanakan di SD Ciwilung, MTS Al- Hamrah dan pemberian bibit pohon ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) desa Kamanisan, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, pada Rabu (29/1/2026).
Program ini di gagas sebagai bentuk nyata mahasiswa terhadap kesadaran menanamkan kepedulian kepada masyarakat terkhusus usia dini agar lebih peka untuk menjaga lingkungan sekitar.
Ketua Pelaksana Program Jejak Hijau, Safira Lestari (20), menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekedar seremonial menenam pohon belakang, melainkan sebuah langkah besar dan edukatif dalam menambah ruang terbuka Hijau di lingkungan sekitar desa Kamanisan.
"Program Jejak Hijau merupakan kegiatan edukasi lingkungan melalui penanaman pohon di sekolah. Tujuannya adalah untuk menambah ruang hijau serta menumbuhkan rasa peduli dan tanggung jawab siswa terhadap lingkungan sejak usia dini," ujar Safira saat ditemui di sela-sela kegiatan.
BACA JUGA:BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Banten 3 Harian, Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang
BACA JUGA:Selaras Blouse Jadi Tren Fashion Wanita di 2026
Suasana begitu riang saat para siswa diajak turun langsung dalam kegiatan menanam pohon. Menurut Safira, banyak murid yang merespon positif kegiatan ini. Mereka tidak hanya menonton kegiatan ini, melainkan ikut aktif dalam proses penanaman.
"Antusiasme siswa SD terlihat sangat tinggi. Mereka tampak bersemangat dan terlibat langsung, mulai dari menggali tanah, menanam bibit, hingga menyiram tanaman," jelas Safira.
Menurut Safira, kegiatan praktik langsung ini membuat kegiatan begitu menyenangkan bagi anak-anak. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi pengalaman berharga untuk menjaga lingkungan sekitar.
Dari sudut pandang Fira, pengenalan isu lingkungan kepada anak-anak usia dini merupakan investasi jangka panjang yang krusial. Ia meyakini karakter kepedulian lingkungan harus dipupuk sejak dini.
BACA JUGA:Main ke Cipamor: Tempat Healing Seru di Menes yang Bikin Seger Lagi
BACA JUGA:Lari Pagi: Kebugaran Harian Tanpa Ribet
"Edukasi lingkungan hidup sejak dini sangat penting karena dapat membentuk kebiasaan baik dan sikap peduli terhadap alam. Siswa yang dikenalkan dengan lingkungan sejak awal akan lebih sadar untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di sekitarnya," paparnya.
Melalui program"Jejak Hijau", KKM 46 Untirta memiliki harapan besar untuk bisa terciptanya dampak positif berkelanjutan bagi warga desa Kamanisan, terlebih desa ini rawan akan bencana banjir karena wilayahnya yang dekat dengan sungai.