Disway Award

‎Melisa Raih Juara 3 News Anchor Competition HPN 2026 Tingkat Provinsi Banten

‎Melisa Raih Juara 3 News Anchor Competition HPN 2026 Tingkat Provinsi Banten

Potret Melisa saat mendapatkan penghargaan-Melisa for Inforadar-

‎INFORADAR.ID - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Melisa, mahasiswi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) semester 8, berhasil meraih Juara 3 dalam ajang News Anchor Competition tingkat Provinsi Banten yang digelar dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional 2026.

‎Melisa, yang berasal dari Bojonegara, Kabupaten Serang, mengaku haru dan bangga atas pencapaiannya tersebut. Baginya, kemenangan ini bukan sekadar gelar juara, melainkan jawaban atas doa dan daftar impian yang pernah ia tuliskan.

‎“Jujur, ini salah satu daftar keinginan saya. Saya ingin memegang piala dari lomba yang berkaitan dengan public speaking. Alhamdulillah, Allah kabulkan lewat kompetisi ini. Rasanya senang, bangga, dan terharu,” ungkapnya.

‎Ketertarikan Melisa terhadap dunia public speaking telah tumbuh sejak bangku SMA. Namun, minatnya terhadap dunia jurnalistik dan news anchor mulai menguat ketika ia mengikuti kelas broadcasting selama tiga bulan. Dari situlah ia mantap memilih jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam sebagai jalan untuk mengasah passion-nya di bidang penyiaran.

‎Perjalanan menuju panggung kompetisi tidaklah mudah. Melisa mengakui, tantangan terbesarnya adalah mental. Kompetisi ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti perlombaan public speaking secara offline.

BACA JUGA:Muhamad Sagara Nabila, Mahasiswa UIN SMH Banten Raih Juara Bupati Cup dan Kejuaraan Nasional Pencak Silat

BACA JUGA:‎Zian Nayla Wardah Raih Juara 2 Solo Vocal di Dies Natalis BKI 2025

‎Selain faktor mental, tantangan teknis juga sempat membuatnya tegang. Pada babak grand final, peserta diharuskan menghafal teks berita karena tidak disediakan prompter, sementara perubahan aturan diumumkan mendadak sehari sebelum tampil. Durasi penampilan pun berubah dari tiga menit menjadi enam menit dengan dua judul berita.

‎Namun di balik ketegangan itu, ada momen berkesan yang tak terlupakan. Saat menutup penampilannya, Melisa menyampaikan kalimat, “Saya Melisa beserta kru yang bertugas pamit undur diri.” Ucapan sederhana itu justru mendapat apresiasi dari salah satu dewan juri, yang menilai Melisa memahami bahwa dunia broadcasting adalah kerja tim, bukan individu semata.

‎“Itu hal kecil, tapi saya dipuji karena menyebut kru. Di dunia jurnalistik kita tidak bekerja sendiri. Ada tim di belakang layar. Saya merasa sangat bangga saat itu,” ujarnya. 

‎Dalam mempersiapkan diri, Melisa mengandalkan doa, dukungan orang tua, serta latihan intensif di depan cermin. Ia melatih vokal, artikulasi, intonasi, ekspresi, dan penguasaan materi, unsur-unsur yang menjadi poin penting dalam penilaian.

‎Ia juga memiliki sejumlah role model di dunia penyiaran, baik dari televisi nasional maupun lokal, yang menjadi inspirasinya untuk terus berkembang.

BACA JUGA:‎Ima Maryam Raih Juara 1 Lomba KTI MTQ Kabupaten Lebak

BACA JUGA:Kisah Awalya Rahmah, Penghafal Qur’an Asal Cilegon yang Raih Juara 1 MHQ Provinsi Banten

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: