Ia menerangkan bahwa Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan mengajukan jumlah terbanyak, yakni sekitar 2.000 untuk Dinas Pendidikan dan 500 untuk Dinas Kesehatan.
BACA JUGA:Kemendikdasmen Gencarkan Revitalisasi SMK, 1.439 Sekolah Terima Bantuan Renovasi
BACA JUGA:Pemkot Cilegon Siapkan Program Sembako Bersubsidi 2026 untuk Masyarakat Kurang Mampu
Ia juga menambahkan bahwa OPD lainnya telah lengkap, dan Dinas Pendidikan sudah menyelesaikan pengusulannya, sementara Dinas Kesehatan masih menunggu penyelesaian yang berkaitan dengan tanda tangan SRPP yang harus dilakukan oleh Asda 3 setelah berkoordinasi dengan BKN.
Itulah beberapa alasan dibaliik para honorer Lebak yang dicoret dari daftar ulusan PPPK Paruh Waktu.