“Kami terus dorong agar akses jalan bisa dilebarkan dan dioptimalkan. Harapannya BIS bisa sesuai standar internasional,” jelas Andra.
Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menambahkan bahwa aspek keamanan menjadi salah satu alasan stadion belum bisa diisi penuh.
Menurut kajian kepolisian, aksesibilitas jalan hingga ketersediaan lahan parkir masih belum mendukung kapasitas penuh 30 ribu penonton.
BACA JUGA:6 Fakta Unik Pestapora 2025, Nomor 3 Bikin Susah Move On
BACA JUGA:5 Merek Ternama Ditemukan di Pabrik Beras Oplosan di Serang, Sudah Beroperasi 10 Tahun
Upaya Pemprov untuk Maksimalkan Fasilitas
Arlan mengungkapkan, selain rencana pelebaran jalan utama, Pemprov juga menyiapkan akses baru yang akan menghubungkan BIS dengan ruas Palima - Cinangka.
Selain itu, penambahan area parkir juga sedang dalam proses pengembangan, “Pemerintah Provinsi Banten akan terus mendorong agar kapasitas BIS bisa terpakai maksimal,” kata Arlan.
Melalui upaya tersebut, Banten International Stadium diharapkan segera beroperasi dengan kapasitas maksimal serta berperan sebagai pusat penyelenggaraan ajang olahraga bertaraf internasional di Indonesia.