Tren “Visual Weight” di Tiktok, Teknik Dandan Mana Yang Sesuai Dengan Karakter Wajah Kamu
visual weight makeup, teknik dandan yang menyesuaikan riasan -Sumber foto : pinterest @niux-
INFORADAR.ID - Dunia kecantikan di TikTok lagi-lagi melahirkan tren baru yang bikin penasaran.
Setelah clean girl makeup, latte makeup, sampai douyin look, kini muncul istilah visual weight makeup, teknik dandan yang menyesuaikan riasan dengan “bobot visual” atau karakter alami wajah.
Sekilas terdengar rumit, tapi konsepnya sebenarnya cukup sederhana. Visual weight adalah seberapa “berat” atau “ringan” tampilan fitur wajah saat dilihat.
Ada wajah yang terlihat tegas dan bold, ada pula yang lembut dan ringan. Karena itu, makeup sebaiknya mengikuti karakter wajah, bukan malah melawannya.
Jika salah teknik, hasil riasan bisa terlihat terlalu berat, menor, bahkan membuat wajah tampak lebih tua.
Dalam dunia beauty, visual weight dibagi menjadi dua kategori utama, yaitu low visual weight dan high visual weight.
Wajah dengan low visual weight biasanya memiliki fitur kecil atau halus, seperti mata bulat, alis tipis, bibir mungil, serta garis wajah lembut. Tipe ini umumnya lebih cocok dengan makeup natural dan tipis.
Sementara itu, high visual weight cenderung memiliki fitur tegas, seperti alis tebal, mata tajam, tulang pipi menonjol, atau bibir penuh. Karakter wajah ini justru terlihat lebih pas dengan riasan bold atau glam.
Itulah sebabnya tidak semua orang cocok memakai eyeliner tebal atau contour tajam. Bisa jadi bukan salah produknya, melainkan karena gaya makeup tersebut tidak sesuai dengan bobot visual wajah.
Tren ini mulai ramai setelah banyak beauty creator membagikan video before–after saat mencoba makeup sesuai visual weight. Hasilnya, tampilan wajah terlihat lebih harmonis, seimbang, dan natural.
Jadi, kalau kamu masih bingung menentukan gaya makeup yang cocok, cobalah kenali dulu fitur wajahmu, apakah termasuk low atau high visual weight. Siapa tahu, rahasia tampil lebih fresh ternyata hanya soal menyesuaikan riasan dengan karakter diri sendiri.
Dengan teknik yang tepat, hasilnya bukan cuma cantik, tapi juga terasa lebih percaya diri dan “kamu banget”.
Yuni Marsitq Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla'ul Anwar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
