‎Sore Disebut Absolute Cinema, Ini 4 Film Yandy Laurens Terbaik

Kamis 24-07-2025,14:23 WIB
Reporter : Nuraini Wildayati Kamilah
Editor : Haidaroh

‎INFORADAR.ID - Kualitas film Yandy Laurens tak perlu diremehkan terlihat dari berbagai nominasi yang sudah ia raih.

‎Setelah sukses dengan film 1 Kaka 7 Ponakan, Yandy Laurens kembali menjadi sorotan pecinta film tanah air usai film terbarunya SORE: Istri dari Masa Depan yang sudah mencapai 1,7 juta penonton.

‎Tak heran, Yandy Laurens memang dikenal sebagai sutradara yang sering menyisipkan nilai keluarga dan cinta dalam setiap karyanya. 

‎Bahkan, sebelumnya ia pernah menyabet berbagai penghargaan bergengsi, seperti Penulis Skenario Adaptasi Terbaik di Festival Film Indonesia 2019, serta Ansambel Terbaik di Indonesian Movie Actors Awards dan Piala Maya pada tahun yang sama.

‎Setelah kesuksesan Sore, kamu wajib menamatkan filmYandy Laurens lainnya, berikut rekomendasinya.

BACA JUGA:Drama Korea Trigger Siap Tayang 25 Juli, Kim Nam Gil dan Kim Young Kwang Hadirkan Aksi Penuh Ketegangan

BACA JUGA:6 Tokoh Menarik dalam The Fantastic Four First Steps, Siapa Paling Bikin Penasaran?

‎1.  Jatuh Cinta Seperti di Film-Film (2023)

‎ Film ini berkisah tentang seorang penulis skenario yang diam-diam masih mencintai teman lamanya sejak SMA. Saat sang wanita kembali menjadi janda, sang penulis memutuskan menuliskan kisah mereka dalam bentuk film. 

‎Namun sayangnya, keputusannya malah membuat sang pujaan hati kecewa karena merasa kehidupannya dijadikan konsumsi publik. 

‎Film ini dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Nirina Zubir, Sheila Dara, Julie Estelle, Dion Wiyoko, hingga Alex Abbad.

‎2. 1 Kakak 7 Ponakan (2024)

‎Dibintangi oleh Chicco Kurniawan, Amanda Rawles, Fatih Unru, Freyanashifa Jayawardana, Nadif H.S, Ringgo Agus, Niken Anjani, Kiki Narendra, Maudy Koesnaedi, Ence Bagus, Nizar Umar Akbar, Chandra Satria, Reza Nangin, Kartika Widya.

‎Film 1 Kakak 7 Ponakan bercerita tentang Moko, seorang mahasiswa arsitektur yang hampir lulus kuliah. Ia tinggal bersama kakak dan kakak iparnya yang punya dua anak dan satu ponakan.

‎Namun, hidup Moko berubah total saat kakak dan kakak iparnya meninggal dunia. Kini, Moko harus merawat tiga anak itu sendirian. Belum selesai beradaptasi, datang lagi tiga ponakan lain yang juga harus ia asuh hingga total menjadi tujuh ponakan.

Kategori :