Update! Kenaikan Harga Gabah Membuat Petani di Banten Merasa Terbantu

Jumat 18-07-2025,17:08 WIB
Reporter : Babay Kholifah
Editor : Haidaroh

Ia menyebutkan bahwa di seluruh wilayah Banten, harga gabah sudah melebihi Rp6.500, yang menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung para petani.

Agus menambahkan, pemerintah tidak hanya memberikan dukungan melalui kebijakan harga, tetapi juga melalui bantuan nyata selama masa penanaman. 

Bantuan yang diberikan, termasuk pupuk bersubsidi, benih unggul, dan alat mesin pertanian, bertujuan untuk meningkatkan produktivitas para petani.

“Kalau ada yang menjual di bawah HPP, kami minta Bulog segera turun tangan dan menyerap gabah sesuai harga acuan,” tegasnya.

BACA JUGA:Keterbatasan Fasilitas Darurat, Walikota Cilegon Dorong Penambahan Belanja Modal di RAPBD-P 2025

BACA JUGA:Aparat Keamanan Kawal Ketat Pembongkaran Rumah Warga Sukadana di Kasemen

Toni, seorang petani dari Kabupaten Pandeglang, mengungkapkan rasa lega dan bersyukurnya terhadap kondisi harga saat ini.

Toni bersyukur karena sekarang mereka bisa merasakan keuntungan, berbeda dengan sebelumnya saat panen yang justru mengalami kerugian karena harga gabah tidak sebanding dengan biaya tanam.

Ia menjelaskan bahwa biaya produksi padi cukup tinggi, mulai dari pupuk, pestisida, hingga upah buruh. 

Jika harga gabah jatuh di bawah Rp6. 000, petani hanya bisa menutup biaya atau bahkan mengalami kerugian.

“Kalau satu hektare bisa 6 ton, tapi harganya Cuma Rp5.000 atau Rp6.000, hasilanya habis buat bayar ini itu. Belum lagi kalau ada sistem bagi hasil, kita penggarap Cuma dapat sepertiga.” Jelasnya.

Toni berharap harga gabah dapat tetap stabil agar kesejahteraan petani dan buruh tani dapat meningkat.

Kategori :