Miris! 6 Wilayah Papua Masuk Daftar Provinsi Termiskin di Indonesia
Potret kemiskinan-@unitea-Pixabay
INFORADAR.ID – Isu provinsi termiskin di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah data terbaru menunjukkan ketimpangan yang masih cukup tajam antarwilayah. Meski angka kemiskinan nasional terus mengalami penurunan, sejumlah daerah masih mencatat persentase penduduk miskin jauh di atas rata-rata nasional.
Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin Indonesia pada September 2025 tercatat sebesar 8,25 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 8,47 persen.
Secara jumlah, penduduk miskin pada September 2025 sebanyak 23,36 juta orang, turun 0,49 juta orang dari Maret 2025 dan turun 0,70 juta orang dibandingkan September 2024.
Namun di balik perbaikan angka nasional itu, daftar provinsi termiskin masih didominasi wilayah Indonesia bagian timur. Bahkan, di beberapa provinsi, tingkat kemiskinan mencapai lebih dari tiga kali lipat rata-rata nasional.
Provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi ditempati Papua Tengah dengan angka 29,45 persen, disusul Papua Pegunungan 27,21 persen. Berikutnya Papua Barat 19,58 persen, Papua Selatan 19,26 persen, Papua 17,82 persen, serta Papua Barat Daya dan Nusa Tenggara Timur yang sama-sama mencatat 17,5 persen.
Selain itu, Maluku dan Gorontalo masing-masing berada di angka 12,62 persen, sementara Aceh mencatat 12,22 persen. Deretan angka tersebut menegaskan bahwa persoalan provinsi termiskin masih terkonsentrasi di kawasan timur Indonesia, khususnya wilayah Papua dan sekitarnya.
BACA JUGA:Alfamart Bakal Hadirkan Bioskop Mini, Mulai Beroprasi Maret 2026
BACA JUGA:Tidur dengan Lampu Menyala atau Mati? Ini Penjelasan Ilmiahnya bagi Kesehatan
10 Provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi September 2025
- Papua Tengah 29,45%
- Papua Pegunungan 27,21%
- Papua Barat 19,58%
- Papua Selatan 19,26%
- Papua 17,82%
- Papua Barat Daya 17,5%
- Nusa Tenggara Timur 17,5%
- Maluku 12,62%
- Gorontalo 12,62%
- Aceh 12,22%
Tingginya angka kemiskinan di Papua tak lepas dari berbagai tantangan struktural. Akses transportasi yang terbatas, biaya logistik yang tinggi, serta keterbatasan layanan pendidikan dan kesehatan menjadi faktor utama yang memperlambat pertumbuhan ekonomi.
Kondisi geografis yang sulit juga membuat pembangunan infrastruktur berjalan lebih lambat dibandingkan wilayah barat Indonesia.
Tak hanya itu, ketimpangan antara wilayah perkotaan dan perdesaan juga sangat mencolok. Di Papua Tengah dan Papua, tingkat kemiskinan di kawasan perkotaan relatif rendah, berkisar 5 hingga 7 persen. Namun di wilayah perdesaan, angkanya melonjak hingga mendekati 40 persen. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan pembangunan yang signifikan.
Sementara itu, Aceh menjadi provinsi dengan ketimpangan kota-desa paling kecil, sekitar enam poin persentase. Namun kecilnya selisih tersebut bukan berarti kondisi lebih baik.
Tingkat kemiskinan di perkotaan Aceh juga masih tergolong tinggi, sehingga persoalan kemiskinan tidak hanya terpusat di desa, tetapi juga menjadi tantangan serius di kawasan perkotaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
