Disway Award

Terlalu Sering Pakai Sabun Antiseptik Bisa Berdampak Buruk bagi Kulit, Ini Penjelasannya!

Terlalu Sering Pakai Sabun Antiseptik Bisa Berdampak Buruk bagi Kulit, Ini Penjelasannya!

Potret Sabun-pinterest-

INFORADAR.ID - Sabun antiseptik memang identik dengan kesan bersih maksimal karena ampuh membunuh kuman. 

Tapi, kalau dipakai setiap hari tanpa kebutuhan khusus, justru bisa bikin kulit jadi kering dan gampang iritasi.

Kulit kita sebenarnya punya “pelindung alami” berupa minyak dan bakteri baik yang tugasnya menjaga kelembapan serta melawan kuman jahat. 

Nah, sabun antiseptik dengan kandungan antibakteri kuat bisa mengangkat lapisan pelindung itu kalau digunakan terus-menerus.

Pemakaian rutin tanpa indikasi medis bisa membuat kulit menjadi lebih kering, bahkan bisa muncul kemerahan dan gatal. 

Pada pemilik kulit sensitif, kondisi ini juga berisiko memperparah masalah seperti eksim. 

Hal ini terjadi karena bahan aktif dalam sabun antiseptik tidak hanya membunuh bakteri penyebab penyakit, tetapi juga bakteri baik yang dibutuhkan kulit.

Padahal untuk kebutuhan sehari-hari, sabun mandi biasa sebenarnya sudah cukup untuk membersihkan tubuh. 

Sabun antiseptik lebih disarankan dipakai di situasi tertentu saja, misalnya setelah dari rumah sakit, habis kontak dengan sesuatu yang sangat kotor, atau saat memang butuh perlindungan ekstra dari kuman.

Supaya kulit tetap sehat, jangan lupa pakai pelembap setelah mandi, terutama buat yang punya kulit kering.

Jadi, bukan berarti sabun antiseptik itu jelek. Tetap bagus dan bermanfaat, asal dipakai sesuai kebutuhan. 

Dan jangan lupa rutin memakai pelembab untuk kulit tubuh seperti body lotion atau body serum agar kulit tetap terjaga kelemabapannya.

 

Yuni Marsita Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mathla'ul Anwar

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: