Jika ingin mencoba pendekatan ini, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan.
1. Menentukan Ekspektasi Sejak Awal
Sebelum memulai hubungan, penting untuk mengetahui apa yang sebenarnya dicari, apakah itu hubungan jangka panjang atau hanya pertemanan.
2. Berkomunikasi Secara Jelas
Sampaikan tujuan hubungan secara langsung agar tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.
3. Gunakan Bahasa yang Tegas tetapi Ramah
Hindari kalimat yang ambigu dan usahakan tetap menghormati perasaan lawan bicara.
4. Bicarakan Hal-hal yang Tidak Bisa Ditawar
Jika ada prinsip atau rencana yang tidak bisa dikompromikan, sebaiknya disampaikan sejak awal.
5. Dengarkan Pendapat Pasangan
Hardballing bukan hanya tentang menyampaikan keinginan sendiri, tetapi juga memberi ruang bagi pasangan untuk menyampaikan ekspektasi mereka.
BACA JUGA:Siap Tayang Sinetron Samuel: Adaptasi Novel, Dibintangi Rebecca Klopper
BACA JUGA:Catat! Ini 5 Skill Penting yang Harus Dikuasai Jika Kamu Ingin Berkarir di Luar Negeri
Keuntungan dan Tantangan Hardballing
Pendekatan ini memiliki sejumlah manfaat, seperti menghindari hubungan yang tidak sesuai, menghemat waktu, serta membangun komunikasi yang lebih sehat.
Namun, di sisi lain, sikap terlalu tegas bisa membuat seseorang terlihat kaku atau kurang fleksibel. Selain itu, menetapkan standar yang tinggi dapat mempersempit peluang dalam mencari pasangan yang cocok.