Laga Perpisahan Lionel Messi Bersama Timnas Argentina Digelar 6 Oktober
Akhir dari sebuah era keemasan sepak bola dunia!--
INFORADAR.ID – Kapten legendaris tim nasional Argentina, Lionel Messi, dipastikan akan menjalani laga perpisahan resmi bersama timnas Albiceleste. Berdasarkan laporan dari CNN Indonesia, momen penghormatan terakhir tersebut dijadwalkan berlangsung dalam laga uji coba melawan Benin pada 6 Oktober mendatang.
Pertandingan melawan Benin merupakan bagian dari rangkaian jadwal FIFA Matchday periode September–Oktober. Meskipun Argentina dijadwalkan menghadapi Bolivia pada 30 September dan Burkina Faso pada 3 Oktober, Messi baru akan hadir secara langsung untuk berpamitan kepada publik pada laga penutup melawan Benin.
Langkah ini menyusul keputusan resmi Messi yang telah mengumumkan gantung sepatu dari panggung sepak bola internasional pada 31 Agustus lalu. Ajang Piala Dunia 2026 di mana Argentina berhasil keluar sebagai runner-up menjadi penampilan pamungkas pemain berjuluk La Pulga tersebut dalam turnamen besar tingkat negara.
Keputusan pensiun ini menandai berakhirnya pengabdian Lionel Messi selama dua dekade sejak melakoni debutnya bersama timnas senior Argentina pada tahun 2005. Perjalanan kariernya di tingkat internasional terbilang penuh dinamika, mulai dari meraih emas Olimpiade 2008, melewati berbagai kegagalan di laga final, hingga akhirnya mencapai puncak kejayaan pada masa-masa akhir kariernya.
Puncak prestasi Messi bersama Albiceleste terukir manis saat ia sukses mempersembahkan gelar juara Copa America 2021, Finalissima 2022, Piala Dunia 2022, hingga Copa America 2024. Sepanjang 207 penampilan, Messi mencatatkan 125 gol yang menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk timnas Argentina, mengungguli Gabriel Batistuta di posisi kedua.
Laga perpisahan pada 6 Oktober mendatang tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi Messi, tetapi juga momen emosional bagi transformasi regenerasi sepak bola Argentina. Kepemimpinan serta warisan prestasi yang ditinggalkan Messi dipastikan menjadi tolok ukur sekaligus inspirasi besar bagi generasi penerus di dalam skuad Albiceleste.
Bagi publik sepak bola dunia, laga ini menjadi panggung terakhir untuk menyaksikan sang ikon mengenakan kostum kebanggaan biru-putih. Penyelenggaraan laga penghormatan ini diharapkan dapat berlangsung khidmat sebagai apresiasi atas kontribusi luar biasa salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: