Imbas Frans Putros Main di Piala Dunia, Persib Bandung kecipratan dana kompensasi dari FIFA
Frans Putros bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. -Sumber: Instagram/fransputros-
INFORADAR.ID — Frans Putros tidak hanya mengukir prestasi pribadi setelah berhasil menembus skuad Timnas Irak di Piala Dunia 2026, tetapi juga membawa keuntungan besar bagi Persib Bandung. Klub berjuluk Maung Bandung tersebut dipastikan bakal menerima kucuran dana kompensasi segar dari FIFA atas partisipasi sang pemain.
Frans Putros baru saja memastikan satu tempat di skuad resmi Timnas Irak untuk Piala Dunia 2026. Namanya masuk dalam daftar 26 pemain pilihan yang dibawa ke turnamen sepak bola terakbar sejagat tersebut, bersanding dengan bintang-bintang seperti Ali Jasim, Mohanad Ali, Zidane Iqbal, dan Aymen Hussein.
Menariknya, keterlibatan Putros di ajang ini otomatis mendatangkan sebuah keuntungan bagi Persib Bandung melalui skema The FIFA Club Benefits Programme (Program Manfaat Klub FIFA).
Apa itu Program Manfaat Klub FIFA?
Berdasarkan informasi dari situs resmi FIFA, skema The FIFA Club Benefits Programme sengaja disediakan sebagai wadah legal bagi klub-klub di seluruh dunia untuk mendapatkan insentif atau ganti rugi ketika pemain mereka bertanding di Piala Dunia.
Program ini sengaja dibentuk dengan tujuan mendistribusikan sebagian dari total pendapatan turnamen kepada klub-klub di seluruh dunia. Skema tersebut menjadi bentuk apresiasi dan kompensasi atas kesediaan klub melepas aset pemain mereka untuk berlaga di Piala Dunia, termasuk pada edisi 2026 mendatang.
Persib Bandung ternyata tidak menjadi satu-satunya pihak yang diuntungkan oleh pemanggilan Frans Putros ke Piala Dunia. Berkat regulasi khusus dari FIFA melalui Program Manfaat Klub, pundi-pundi dana kompensasi atas kehadiran sang bek di turnamen tersebut dipastikan bakal menyasar lebih dari satu tim.
Hal ini terjadi lantaran FIFA menerapkan sistem pembagian dana yang adil, di mana kompensasi tidak hanya diberikan kepada klub tempat pemain terdaftar saat putaran final berlangsung. Federasi sepak bola dunia ini juga melacak riwayat sang pemain dan memberikan hak serupa kepada klub yang dibelanya semasa fase kualifikasi.
Dampaknya, Port FC selaku klub Liga Thailand yang sempat diperkuat Putros saat Kualifikasi Piala Dunia juga berhak mengklaim jatah keuntungan finansial ini. Guna mencairkan dana insentif tersebut, baik Persib maupun Port FC diharuskan melakukan registrasi mandiri melalui platform digital yang telah disediakan oleh FIFA.
Berapa Untung Yang didapat Oleh Persib?
FIFA telah menetapkan rumus perhitungan khusus untuk mendistribusikan dana kompensasi kepada klub-klub yang pemainnya berlaga di Piala Dunia 2026. Skema pembagian ini sengaja dirancang sedemikian rupa untuk menjamin asas keadilan, kesetaraan, serta transparansi atas total durasi waktu yang dihabiskan sang pemain selama turnamen.
Formula "per pemain per hari" menjadi acuan baku FIFA dalam menghitung besaran pendapatan yang haknya diterima oleh pihak klub. Jika merujuk pada regulasi Piala Dunia 2022, badan sepak bola dunia tersebut mengalokasikan dana kompensasi sebesar 10.950 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara Rp195 juta per hari untuk setiap pemain yang dilepas ke turnamen.
Secara keseluruhan pada edisi 2022 lalu, FIFA telah menggelontorkan total anggaran fantastis mencapai 209 juta dolar AS atau berkisar Rp3,7 triliun demi menyukseskan program ini. Alokasi dana masif tersebut didistribusikan secara merata kepada 440 klub dari 51 negara berbeda yang menaungi 837 pemain sepanjang kompetisi berlangsung.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: