Pramono Klaim DKI Kota Transportasi Publik Nomor 2 Terbaik di ASEAN
Kabar membanggakan dari ibu kota!--
INFORADAR.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam membenahi dan mengembangkan sistem moda transportasi massal di wilayah ibu kota.
Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mengklaim bahwa Jakarta saat ini telah berhasil mentransformasikan dirinya menjadi kota dengan sistem transportasi publik terbaik kedua di kawasan ASEAN, tepat berada di bawah Singapura.
Menurut laporan dari laman website CNN Indonesia, pencapaian ini merupakan hasil nyata dari berbagai program integrasi antarmoda yang terus dikembangkan secara konsisten harian oleh pemerintah daerah.
Selain unggul di Asia Tenggara, sistem transportasi Jakarta dilaporkan sukses menempati peringkat kedelapan di tingkat Asia dan menduduki posisi ke-17 di dunia untuk kategori pengelolaan transportasi publik.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Pramono Anung di tengah menghadiri acara pencanangan pembangunan fasilitas pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Ia menjelaskan bahwa proyek infrastruktur baru ini dirancang khusus untuk memperkuat sekaligus memperluas jaringan integrasi transportasi publik di jantung ibu kota.
Menariknya, fasilitas jembatan pejalan kaki ini nantinya akan menghubungkan enam moda transportasi massal sekaligus secara terpadu di satu titik kawasan.
Berdasarkan rencana pengembangan awal yang sempat dilaporkan oleh Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, kawasan strategis tersebut semula diproyeksikan hanya untuk mengintegrasikan empat moda transportasi saja.
Namun, berkat perluasan desain dan pengembangan lanjutan yang berjalan di lapangan, jumlah jaringan moda yang berhasil saling terkoneksi bertambah secara signifikan menjadi enam jenis layanan transportasi publik yang berbeda.
Keberadaan infrastruktur pedestrian deck ini diharapkan mampu menciptakan sistem pergerakan masyarakat yang jauh lebih terintegrasi atau mengusung konsep seamless mobility.
Melalui penerapan konsep mobilitas tanpa batas ini, para pengguna jasa transportasi massal dapat berpindah dari satu moda ke moda lainnya secara mudah, aman, dan nyaman tanpa harus mengkhawatirkan sengatan panas matahari maupun paparan air hujan saat beraktivitas harian.
Di samping fokus pada penataan akses konektivitas jalur pejalan kaki, Pramono Anung juga memaparkan sejumlah rencana strategis jangka panjang untuk mengoptimalkan kawasan Dukuh Atas.
Salah satu inovasi yang tengah dipersiapkan adalah menyulap area tersebut menjadi lokasi pusat layanan imigrasi sekaligus fasilitas city check-in bagi para calon penumpang pesawat yang hendak menuju ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Langkah ini diambil guna menghidupkan kembali minat masyarakat dalam memanfaatkan moda kereta bandara agar layanannya dapat terintegrasi secara menyeluruh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: