8 Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara di Serang Diresmikan, Akses Warga dan Anak Sekolah Makin Mudah
Polresta Serang Kota resmikan jembatan merah putih presisi nusantara--
INFORADAR.ID - Delapan Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara di wilayah Kota dan Kabupaten Serang resmi dibangun dan direvitalisasi. Kehadiran Jembatan tersebut diharapkan menjadi akses baru yang memudahkan mobilitas warga, terutama anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur penghubung antarkampung.
Peresmian delapan jembatan dilakukan serentak oleh Presiden RI Prabowo Subianto melalui sambungan daring pada Kamis 13 Agustus kemarin. Untuk wilayah hukum Polresta Serang Kota, peresmian berlangsung di Jembatan Merah Putih Presisi Nusantara Kampung Pasar Sore, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria mengatakan, program tersebut mencakup pembangunan tiga jembatan baru dan revitalisasi lima jembatan yang sebelumnya sudah ada.
Menurut Yudha, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat. Jembatan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung wilayah, tetapi juga membantu memperlancar aktivitas warga sehari-hari.
“Pembangunan dan revitalisasi jembatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya mempermudah akses anak-anak sekolah serta mendukung aktivitas warga sehari-hari,” kata Yudha.
BACA JUGA:Gajian Bukan Cuma Buat Bayar Tagihan, Ini Alasan Gen Z Suka Self-Reward Setelah Terima Gaji
Delapan jembatan tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Lokasinya meliputi Kampung Cisaat, Kecamatan Padarincang; Kampung Sidik, Walantaka; Kampung Legok Sukmajaya, Taktakan; dan Kampung Kasturi, Baros.
Jembatan lainnya berada di Kampung Pasar Sore, Pabuaran; Kampung Ujung Tebu, Ciomas; Kampung Cibangkong, Waringinkurung; serta Kampung Sidungkul, Kramatwatu.
Salah satu jembatan yang menjadi lokasi peresmian berada di Kampung Pasar Sore. Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar enam meter dengan lebar 1,5 meter dan berfungsi menghubungkan Desa Pasar Sore dengan Desa Cikalapa.
Bagi masyarakat setempat, keberadaan jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik. Tokoh masyarakat Kampung Pasar Sore, Bunyamin, mengatakan akses tersebut memberikan kemudahan bagi warga yang membutuhkan jalur penghubung dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Adanya jembatan ini sangat membantu masyarakat dan mempermudah aktivitas warga,” ujar Bunyamin.
BACA JUGA:Siswi Sekolah Rakyat Jadi Calon Paskibraka 2026, Mensesneg Prasetyo Hadi Ikut Bangga
BACA JUGA:Kemensos Percepat Sekolah Rakyat Permanen, 66 Pemda Diminta Segera Tuntaskan Syarat Lahan
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: